alexametrics

Mengenal LSD dan Efeknya, Narkotika yang Dikonsumsi Artis Jeff Smith

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Mengenal LSD dan Efeknya, Narkotika yang Dikonsumsi Artis Jeff Smith
Jeff Smith [Instagram]

Jeff Smith mengaku menggunakan obat terlarang ini sebagai asupan stamina.

Suara.com - Polisi kembali menangkap Jeff Smith atas kasus narkoba. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, mengatakan sang artis menggunakan narkotika jenis LSD.

"LSD yang diamankan ada dua (lembar), tapi yang dipesan sebanyak 50 lembar," jelas Zulpan, Kamis (9/12/2021).

Jeff Smith mengaku menggunakan obat terlarang ini sebagai asupan stamina.

"Sebagai artis sinetron, katanya supaya tidak capek. Padahal seperti yang kita tahu, ini efek sampingnya halusinasi," sambung Zulpan.

Baca Juga: Polisi Kejar Pemasok Narkoba LSD yang Dikonsumsi Jeff Smith

Apa Itu LSD?

Berdasarkan Drugs.com, Lysergic acid diethylamide (LSD) merupakan halusinogen yang sangat kuat. Narkotika ini dibuat secara sintetis dari asam lisergat, yang ditemukan dalam ergot, jamur yang tumbuh pada gandum hitam dan biji-bijian lainnya.

LSD diproduksi dalam bentuk kristal, lalu dicampur dengan bahan aktif lainnya, atau diencerkan sebagai cairan untuk diubah menjadi bentuk yang dapat dicerna. Narkotika ini tidak berbau, tidak berwarna, dan rasanya agak pahit.

Zat ilegal ini dibuat dalam berbagai bentuk, dan yang paling umum adalah kertas tinta, yang mana LSD direndam pada lembaran kertas penyerap dengan desain warna-warni dan dipotong kecil-kecil.

Bentuk lainnya adalah kotak tipis, tablet kecil yang disebut Microdots atau kapsul, cair pada gula batu, dan bentuk cair murni.

Baca Juga: 2 Kali Ditangkap Narkoba, Hukuman Jeff Smith Bakal Lebih Berat?

Aktor Jeff Smith saat dihadirkan dalam rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (19/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Aktor Jeff Smith saat dihadirkan dalam rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (19/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Efek penggunaan LSD

LSD dapat mengubah pikiran, dengan efek halusinasi. Namun, dampak fisiknya tidak dapat diprediksi pada setiap orang.

Biasanya, efek pertama obat saat diminum akan terasa selama 30 hingga 45 menit, mencapai puncaknya pada dua hingga empat jam. Kondisi ini akan bertahan hingga 12 jam atau lebih.

Efek penggunaan LSD meliputi:

  • halusinasi
  • persepsi visual yang terdistorsi dari bentuk, warna
  • suara yang diubah
  • kecemasan dan depresi
  • detak jantung yang cepat, peningkatan suhu tubuh dan tekanan darah tinggi
  • pupil-pupil melebar
  • (terkadang) perubahan suasana hati ekstrem

Efek fisik lainnya juga bisa termasuk mual, kehilangan nafsu makan, peningkatan gula darah, sulit tidur, mulut kering, dan tremor serta kejang.

Apabila narkoba ini diminum dalam dosis tinggi, LSD akan menghasilkan delusi dan halusinasi visual. Overdosis dapat menyebabkan psikosis parah.

Komentar