Jangan Terkecoh, 3 Kondisi Ini Sering Disangka Tanda-Tanda Keguguran

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 11 Desember 2021 | 14:25 WIB
Jangan Terkecoh, 3 Kondisi Ini Sering Disangka Tanda-Tanda Keguguran
Ilustrasi ibu hamil (Freepik)

Suara.com - Bercak adalah hal yang normal terjadi pada tahap awal kehamilan. Selama tiga bulan pertama kehamilan, ibu hamil mungkin akan menemukan noda merah darah saat buang air kecil.

Pendarahan memang tanda keguguran, tetapi tidak dalam semua kasus. Selama kehamilan, aliran darah di dekat serviks meningkat secara signifikan sehingga dapat menyebabkan bercak.

Penyebab lain pendarahan selama kehamilan adalah implan plasenta ke dalam rahim yang merupakan bagian dari kehamilan. Jika Anda mengalami pendarahan hebat, maka itu bisa menjadi tanda keguguran.

Tapi, ada banyak kondisi yang seringkali disalahartikan sebagai tanda-tanda keguguran. Berikut ini dilansir dari Times of India.

1. Kram

Kram juga kondisi yang normal selama kehamilan. Kram biasanya terjadi karena perluasan rahim, yang menyebabkan ligamen dan otot meregang.

Nyeri di perut bagian bawah paling sering dirasakan saat bersin, batuk, atau mengubah posisi. Episode kram menjadi lebih sering pada trimester kedua kehamilan.

Ilustrasi kram (shutterstock)
Ilustrasi kram (shutterstock)

2. Tidak mengalami gejala kehamilan lagi

Gejala kehamilan terus berubah dan berfluktuasi seiring bertambahnya usia kehamilan. Terkadang, gejala kehamilan ini akan hilang dengan sendirinya dan muncul kembali setelah beberapa hari.

baca juga

Anda mungkin mengalami kehilangan gejala kehamilan seperti nyeri payudara, kembung, perubahan suasana hati, dan mengidam makanan.

Tapi, tak ada yang perlu dikhawatirkan dari hilangnya gejala kehamilan. Bahkan, gejala kehamilan mungkin akan mereda setelah mendekati minggu ke-12 kehamilan.

3. Tes darah hCG rendah

Dokter sering menguji kadar hormon hCG (human chorionic gonadotropin) selama kehamilan pada periode waktu tertentu untuk memastikan kehamilan itu sehat atau tidak.

Umumnya, tingkat hCG ini akan meningkat seiring bertambahnya usia kehamilan. Dalam kebanyakan kasus, tingkat hCG meningkat setiap dua atau tiga hari selama trimester pertama kehamilan.

Tingkat hCG rendah juga kadang-kadang dikaitkan dengan kehamilan palsu. Tetapi, tidak perlu panik karena penurunan kadar hormon adalah normal pada awal kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fungsi Plasenta: Penting Menjaga Janin saat Ibu Hamil

Fungsi Plasenta: Penting Menjaga Janin saat Ibu Hamil

Jogja | Sabtu, 11 Desember 2021 | 11:15 WIB

Ibu Hamil Sebaiknya Hindari Skincare dengan Bahan Berikut Ini

Ibu Hamil Sebaiknya Hindari Skincare dengan Bahan Berikut Ini

Press Release | Sabtu, 11 Desember 2021 | 01:55 WIB

Miris, Perempuan Hamil Dianiaya Suaminya Hingga Keguguran

Miris, Perempuan Hamil Dianiaya Suaminya Hingga Keguguran

Hits | Jum'at, 10 Desember 2021 | 17:24 WIB

Terkini

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli

Bekaci | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda

Riau | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:25 WIB

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum

Surakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:22 WIB

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT

Sumbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21 WIB

×