Muncul Bau Badan Khas Seperti Ini, Waspadai Tanda Diabetes

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 13 Desember 2021 | 13:39 WIB
Muncul Bau Badan Khas Seperti Ini, Waspadai Tanda Diabetes
Ilustrasi bau badan. (Shutterstock)

Suara.com - Tingkat diabetes saat ini berada pada titik tertinggi sepanjang masa. Para ahli percaya bahwa pandemi memiliki banyak andil dalam kondisi tersebut.

Ada semakin banyak bukti bahwa mengambil tindakan dini secara substansial dapat mengubah perjalanan penyakit dan menurunkan risiko amputasi dan kematian.

Tetapi waspada terhadap tanda-tanda gula darah tinggi sangat penting. Terkadang, kadar gula darah yang bertahan lama akan menyebabkan tubuh menghasilkan bau yang “khas”.

Dikutip dari Express UK, diabetes terjadi ketika tubuh tidak dapat merespon insulin, atau tidak dapat menghasilkan jumlah yang cukup untuk mengambil gula darah.

Petugas Novo Nordisk Indonesia mengecek kadar gula dalam darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021).  ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Petugas Novo Nordisk Indonesia mengecek kadar gula dalam darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Akibatnya, konsentrasi glukosa darah meningkat, menyebabkan serangkaian komplikasi. Tingkat yang tinggi, tetapi belum dianggap cukup tinggi untuk memenuhi syarat sebagai diabetes disebut sebagai pra-diabetes.

Sering buang air kecil, penglihatan kabur, penurunan berat badan yang tidak disengaja, rasa sakit dan mulut kering adalah gejala gula darah tinggi. Namun, terkadang bau badan seseorang juga bisa berubah.

Medical News Today menjelaskan: “Bau badan mungkin merupakan tanda diabetes pada beberapa orang.

"Itu terjadi ketika ada terlalu banyak glukosa dalam darah."

Pusat kesehatan Harley menambahkan: “Jika gula darah Anda tidak terkontrol dengan baik, Anda mengembangkan sesuatu yang disebut ketoasidosis, yang tidak hanya menghasilkan bau kematian yang aneh seperti mangkuk buah tua tetapi juga bau badan yang 'khas'. Anda harus segera diperiksa jika ini terjadi pada Anda.”

Baca Juga: Peneliti: Obat Diabetes Dapat Meningkatkan Kesehatan pada Pasien Gagal Jantung

Ketoasidosis mengacu pada produksi asam darah yang disebut keton, yang berkembang ketika tubuh tidak mampu memproduksi cukup insulin.

Jika tidak diobati, kondisi ini dapat menyebabkan koma diabetes atau kematian, jadi perhatian medis segera sangat penting.

Peran insulin terutama untuk memungkinkan gula darah masuk ke dalam sel sehingga dapat dipecah menjadi energi.

Tetapi dengan tidak adanya insulin, tubuh berubah menjadi lemak untuk bahan bakar, yang menghasilkan penumpukan keton dalam darah.

Tanda-tanda ketoasidosis diabetik termasuk rasa haus yang berlebihan, sering buang air kecil, mual dan muntah, sakit perut, kebingungan, dan kelemahan atau kelelahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI