IDAI Akan Buat Petunjuk Teknis Cara Skrining Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun

Vania Rossa

Senin, 13 Desember 2021 | 15:19 WIB
IDAI Akan Buat Petunjuk Teknis Cara Skrining Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun. (Unsplash)

Suara.com - Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI akan segera keluarkan petunjuk teknis atau juknis terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 tahun yang akan dimulai besok, 14 Desember 2021.

Ketua umum IDAI dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K). menyampaikan bahwa isi juknis akan berkaitan dengan tahapan skrining kesehatan yang harus dilalui anak agar bisa disuntik vaksin.

"Besok rencananya kick-off dari Kemenkes terkait vaksinasi Covid-19. Kami sedang membuat juknis yang lebih matang, terutama terkait dengan skrining, ada pemeriksaan tekanan darah dan sebagainya. Nanti kalau sudah siap, melibatkan pihak terkait kita akan keluarkan rekomendasi dari kami," tutur dokter Piprim dalam webinar IDAI, Senin (14/12/2021).

Pelaksanaan vaksinasi tersebut sepenuhnya akan dilaksanakan Kemenkes serta turunannya, seperti Dinas Kesehatan setempat. Meski begitu, dokter Piprim menyampaikan bahwa IDAI siap untuk bantu berikan pendampingan selama program berlangsung.

Secara umum, menurutnya, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 pada anak 6-11 tahun tidak jauh berbeda dengan kelompok usia lainnya.

"Kalau saya baca, seperti vaksinasi pada kakak-kakaknya yang berusia 12 sampai 17. Jadi dilaksanakan di Puskesmas, namun bisa juga di sekolah. IDAI siap untuk mendampingi pelaksanaan di lapangan. Tapi tentu saja kaptennya di Kemenkes," ujarnya.

"Dan besok itu kan belum semua (anak langsung bisa divaksinasi). Ada kabupaten/kota yang ditunjuk, khususnya yang cakupan imunisasinya memang sudah tinggi," kata dokter Piprim.

Berdasarkan ketentuan Kemenkes, tahap pertama vaksinasi Covid-19 pada anak di bawah usia 11 tahun baru akan dilaksanakan di provinsi dan kabupaten/kota dengan kriteria cakupan vaksinasi dosis 1 di atas 70 persen dan cakupan vaksinasi Lansia di atas 60 persen.

Data Kemenkes, saat ini ada sebanyak 8,8 juta anak di 106 kabupaten/kota dari 11 provinsi yang sudah memenuhi kriteria tersebut. Sebaran provinsinya antaranya lain, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, dan Bali.

Sementara sasaran vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun sekitar 26,5 juta, berdasarkan data sensus penduduk 2020. Untuk tahap awal vaksinasi selama Desember 2021, Kemenkes telah menyediakan 6,4 juta dosis vaksin Sinovac.

Kemenkes juga memastikan bahwa jenis vaksin Sinovac akan diprioritaskan bagi anak usia 6-11 tahun mulai 2022. Sehingga penyuntikkan vaksin bagi populasi usia 12 tahun ke atas akan menggunakan jenis vaksin laim di luar Sinovac.

Penyuntikan vaksin dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili. Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu, menyampaikan kalau vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun juga diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari.

"Sebelum pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun 2022, Vaksin Sinovac hanya Untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Tahun 2022, Vaksin Sinovac hanya Untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Lampung | Senin, 13 Desember 2021 | 13:29 WIB

Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai Besok

Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai Besok

Sumbar | Senin, 13 Desember 2021 | 13:05 WIB

Hasil Studi AS: Vaksinasi Lewat Hidung Efektif Cegah Virus Corona yang Bermutasi

Hasil Studi AS: Vaksinasi Lewat Hidung Efektif Cegah Virus Corona yang Bermutasi

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 07:17 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB