Hasil Studi AS: Vaksinasi Lewat Hidung Efektif Cegah Virus Corona yang Bermutasi

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 13 Desember 2021 | 07:17 WIB
Hasil Studi AS: Vaksinasi Lewat Hidung Efektif Cegah Virus Corona yang Bermutasi
Ilustrasi vaksin COVID-19 yang diberikan lewat hidung. [ANTARA/Shutterstock]

Suara.com - Penelitian terkait Covid-19 membuktikan kalau vaksinasi lewat hidung efektif memberikan perlindungan terhadap virus corona yang bermutasi. Termasuk memberikan perlindungan terhadap varian baru delta maupun omicron.

Para peneliti dari Universitas Yale bekerja dengan Icahn School of Medicine di Mount Sinai di New York, menemukan bahwa vaksinasi intranasal atau melalui hidung dapat memberikan perlindungan luas terhadap virus pernapasan heterolog pada tikus.

"Respons baru terhadap virus yang bermutasi cepat mungkin ditemukan tepat di pintu paru-paru kita," kata Akiko Iwasaki, Profesor Immunobiologi Waldemar Von Zedtwitz dan penulis senior studi tersebut, dikutip dari Fox News.

Penulis penelitian menjelaskan bahwa selaput lendir memiliki pertahanan sendiri yang dapat melawan patogen udara atau makanan. Jaringan lendir menghasilkan sel-sel yang mengeluarkan imunoglobin A (IgA), antibodi yang melawan penyakit.

Antibodi itu bekerja secara lokal pada lapisan mukosa di hidung, paru-paru, dan perut dengan cara berbeda dari vaksin, yang membangkitkan respons imun di seluruh sistem.

Ilmuwan kemudian mencatat bahwa ada hasil baik pada peran protektif sel penghasil IgA dalam memerangi patogen usus. Mereka kemudian menyelidiki apakah itu memicu respons IgA juga dapat menghasilkan respons imun lokal terhadap virus pernapasan.

"Pertahanan kekebalan terbaik terjadi di gerbang (hidung sebagai tempat masuk virus pertama kali), menjaga dari virus yang mencoba masuk," kata Iwasaki dalam rilisnya.

Tim peneliti menguji vaksin berbasis protein yang diberikan pada tikus intranasal dan melalui suntikan seperti imunisasi sistemik yang khas. Vaksin ini dirancang untuk mendapatkan respon imun IgA.

Tim kemudian menginfeksi tikus dengan berbagai jenis virus influenza.

Para peneliti menemukan bahwa kelompok tikus yang menerima vaksin hidung lebih terlindungi dari influenza pernapasan daripada kelompok yang menerima suntikan, menurut laporan tersebut.

Dari hasil tersebut juga ditemukan kalau vaksin hidung menginduksi antibodi yang melindungi tikus dari berbagai jenis flu, tidak hanya melawan jenis yang dirancang untuk dilindungi oleh vaksin. Para peneliti mengatakan ini tidak terjadi pada kelompok tikus yang menerima vaksin suntikan.

"Sementara suntikan vaksin dan vaksin hidung meningkatkan kadar antibodi dalam darah tikus, hanya vaksin hidung yang memungkinkan sekresi IgA ke paru-paru, di mana virus pernapasan perlu masuk untuk menginfeksi inangnya", kata Iwasaki.

Tim Yale saat ini sedang menguji jenis vaksin hidung terhadap jenis Covid-19 pada model hewan.

Jika vaksin intranasal terbukti aman dan efektif pada manusia, Iwasaki mengatakan bahwa para peneliti berharap vaksin hidung bisa digunakan untuk memberikan perlindungan terhadap virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution: Kota Medan PPKM Level 1

Bobby Nasution: Kota Medan PPKM Level 1

Sumut | Senin, 13 Desember 2021 | 00:02 WIB

Taiwan Laporkan Kasus Virus Corona Varian Omicron Pertama

Taiwan Laporkan Kasus Virus Corona Varian Omicron Pertama

Health | Minggu, 12 Desember 2021 | 16:36 WIB

Pertama Kali, China Rilis Obat Antibodi Virus Corona Covid-19 Paling Ampuh

Pertama Kali, China Rilis Obat Antibodi Virus Corona Covid-19 Paling Ampuh

Health | Minggu, 12 Desember 2021 | 07:00 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB