Menyusui Bisa Turunkan Gula Darah Penderita Diabetes, Ini Sebabnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 14 Desember 2021 | 07:40 WIB
Menyusui Bisa Turunkan Gula Darah Penderita Diabetes, Ini Sebabnya
Ibu menyusui (shutterstock)

Suara.com - Sekitar 9 persen ibu hamil mengembangkan resistensi terhadap insulin selama kehamilan. Kondisi ini disebut diabetes gestasional.

Ibu hamil yang menderita diabetes gestasional memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 dalam hidup.

Ibu hamil yang menderita diabetes selama kehamilan dianjurkan untuk menyusui bayinya. Hal itu karena menyusui dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah.

Menyusui adalah cara terbaik untuk merawat bayi dan menciptakan ikatan batin antara ibu dan anak. Menyusui bisa mengurangi kemungkinan mengembangkan berbagai kondisi kesehatan pada wanita termasuk osteoporosis, rheumatoid arthritis, penyakit jantung, diabetes tipe 2, penurunan berat badan pasca-kehamilan, kanker payudara, kanker rahim, dan kanker ovarium.

Menyusui juga berperan penting dalam mengelola kecemasan pascamelahirkan. Karena, menyusui melepaskan hormon bahagia yang disebut oksitosin untuk meningkatkan suasana hati ibu dan menurunkan risiko depresi pascamelahirkan pada ibu.

Ilustrasi diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]
Ilustrasi diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]

Selain itu dilansir dari Times of India, menyusui membantu menekan kembalinya periode (menstruasi) dan menenangkan. Pasalnya, menurunkan tingkat stres juga bisa meningkatkan kontrol kadar gula darah dan kualitas hidup wanita setelah melahirkan.

Saat bayi mulai menyusu terlebih dahulu, beberapa wanita penderita diabetes mungkin mengalami gula darah rendah.

Sedangkan, menyusui bisa menjadi tantangan sendiri bagi ibu yang menderita diabetes. Hal tersebut karena mereka bisa mengembangkan peradangan di payudara yang disebut mastitis.

Pada kondisi ini, ibu harus menyusui bayinya dari kedua payudara secara bergantian untuk menghindari berkembangnya peradangan payudara.

baca juga

Mereka harus terus memeriksa kadar gula darah mereka. Peningkatan gula darah dapat memengaruhi kualitas ASI. Hal ini juga bisa memengaruhi kemampuan seseorang untuk menghasilkan ASI.

Menyusui membantu menurunkan kadar gula darah dengan memanfaatkan glukosa dari darah untuk memproduksi ASI.

Menyusui menurunkan kadar gula darah dengan membakar kalori yang meningkatkan sensitivitas insulin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muncul Bau Badan Khas Seperti Ini, Waspadai Tanda Diabetes

Muncul Bau Badan Khas Seperti Ini, Waspadai Tanda Diabetes

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 13:39 WIB

9 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil dan Perkembangan Bayi, Lengkap dengan Manfaatnya

9 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil dan Perkembangan Bayi, Lengkap dengan Manfaatnya

Lifestyle | Minggu, 12 Desember 2021 | 19:31 WIB

Jangan Terkecoh, 3 Kondisi Ini Sering Disangka Tanda-Tanda Keguguran

Jangan Terkecoh, 3 Kondisi Ini Sering Disangka Tanda-Tanda Keguguran

Health | Sabtu, 11 Desember 2021 | 14:25 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×