Cegah Gagal Tumbuh pada Balita Indonesia, BKKBN Luncurkan Buku Digital Tentang Stunting

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 16 Desember 2021 | 09:20 WIB
Cegah Gagal Tumbuh pada Balita Indonesia, BKKBN Luncurkan Buku Digital Tentang Stunting
Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)

Suara.com - Setiap keluarga di Indonesia, termasuk juga calon pengantin, perlu mengetahui risiko dan bahaya stunting pada anak. Kasus gagal tumbuh pada balita itu masih jadi permasalahan besar di Indonesia. 

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencatat bahwa satu dari tiga anak Indonesia mengalami stunting. 

Namun, tak perlu bingung mencari berbagai data dan fakta yang benar terkait stunting. BKKBN besama start-up Demi Kita baru saja meluncurkan e-book 'Demi Keluarga: Pahami Langkah Penting Cegah Stunting'. 

Buku elektronik itu juga bahkan mendapat dukungan dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)
Ilustrasi stunting, tinggi badan anak. (Envato Elements)

Kepala BKKBN DR. (HC) Dr. Hasto Wardoyo, SpOG (K)., menyampaikan bahwa dalam strategi pengurangan angka stunting juga telah dibentuk Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang terdiri dari Bidan, Kader Tim Penggerak PKK juga Kader KB dengan tujuan meningkatkan akses informasi dan pelayanan kepada keluarga.

"Para TPK perlu diberikan bekal dan amunisi yang memadai dalam menghadapi tantangan yang akan terjadi di lapangan. Tidak hanya memproduksi e-booklet yang memuat informasi dan rujukan penting seputar pencegahan stunting, kami juga membekali para TPK dengan buku panduan cara menggunakan e-booklet ini," kata Hasto dalam konferensi pers virtual, Rabu (15/12/2021). 

Bersama Tim Percepatan Penurunan Stunting di tingkat Desa/Kelurahan, TPK juga akan melakukan pendampingan kepada semua calon pengantin dan keluarga agar memeriksakan kesehatan dan tumbuh kembang anaknya, terutama selama usia 0–23 bulan.

Menurut Hasto, dengan begitu kasus stunting di pedesaan dapat segera diketahui, dipantau, dan ditangani dengan cepat.

“Tim Pendamping Keluarga akan bergerak melakukan penyuluhan, memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan balita, memberikan rujukan jika diperlukan, menyalurkan bantuan sosial bagi keluarga berisiko stunting, serta surveilans terhadap kelompok sasaran di tingkat desa/kelurahan," ucapnya. 

Sementara itu, Direktur Utama PT. Daya Inovasi Keluarga (Demi Kita) Dinar Pandan Sari menjelaskan bahwa terdapat lima poin penting dalam isi e-booklet tersebut. Di antaranya: 1). Kurva pertumbuhan WHO dan perkembangan BKKBN; 2). Panduan pola makan seimbang; 3). Tautan menuju artikel-artikel dan video-video dari Skata.info; 4). 5 Fase Kehidupan; 5). Permainan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4.641 Balita di Palembang Terkena Stunting, Didominasi 10 Wilayah di Seberang Ulu

4.641 Balita di Palembang Terkena Stunting, Didominasi 10 Wilayah di Seberang Ulu

Sumsel | Kamis, 09 Desember 2021 | 09:24 WIB

Percepat Penanganan, BKKBN DIY Berupaya Tekan Kasus Stunting Sampai di Bawah 14 Persen

Percepat Penanganan, BKKBN DIY Berupaya Tekan Kasus Stunting Sampai di Bawah 14 Persen

Jogja | Jum'at, 03 Desember 2021 | 18:05 WIB

Stunting: Tinggi Badan Pendek dari Anak Seusianya, Pertanda Kurang Gizi?

Stunting: Tinggi Badan Pendek dari Anak Seusianya, Pertanda Kurang Gizi?

Your Say | Kamis, 02 Desember 2021 | 20:34 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB