Kegiatan yang Berisiko Sebabkan Spinal Cord Injury dan Berita Hits Health Lainnya

Risna Halidi | Suara.com

Kamis, 16 Desember 2021 | 10:48 WIB
Kegiatan yang Berisiko Sebabkan Spinal Cord Injury dan Berita Hits Health Lainnya
Ilustrasi Spinal Cord Injury (Elements Envato)

Suara.com - Edelenyi Laura Anna meninggal dunia. Laura Anna sendiri dikenal sebagai selebgram berusia 21 tahun yanag tengah berjuang sembuh dari cedera saraf tulang belakang atau spinal cord injury yang ia derita akibat kecelakaan mobil tragis beberapa waktu lalu.

Ternyata, cedera saraf tulang belakang juga bisa terjadi karena beberapa hal termasuk dalam rangkuman berita populer kanal Health Suara.com edisi Kamis, 16 Desember 2021 berikut ini.

1. Awas, 4 Kegiatan Ini Juga Bisa Berisiko Spinal Cord Injury Seperti yang Dialami Laura Anna

Selain untuk keselamatan, mengemudi menggunakan sabuk pengaman ternyata juga bertujuan untuk mengurangi risiko spinal cord injury alias cedera saraf tulang belakang. (Elements Envato)
Selain untuk keselamatan, mengemudi menggunakan sabuk pengaman ternyata juga bertujuan untuk mengurangi risiko spinal cord injury alias cedera saraf tulang belakang. (Elements Envato)

Berita duka meninggalnya Edelenyi Laura Anna pada Rabu (16/12/2021), yang mengalami spinal cord injury atau cedera saraf tulang belakang akibat kecelakaan  mengejutkan publik.

Apalagi perempuan berusia 21 tahun tersebut tengah berjuang menuntut keadilan setelah mengalami kecelakaan mobil yang dikendarai mantan kekasihnya, Gaga Muhammad pada 2019.

Baca selengkapnya

2. Apakah Spinal Cord Injury Seperti yang Dialami Laura Anna Dapat Menyebabkan Kematian?

Laura Anna [Instagram/@edlnlaura]
Laura Anna [Instagram/@edlnlaura]

Selebgram Edelenyi Laura Anna meninggal dunia, Rabu (15/12/2021). Seperti diketahui, perempuan berusia 21 tahun tersebut sebelumnya menderita spinal cord injury (SCI) atau cedera sumsum tulang belakang akibat kecelakaan.

Kabar kepergian Laura, yang tengah berjuang mendapatkan keadilan atas kasus kecelakaan yang disebabkan oleh mantan pacarnya, Gaga Muhammad, ini tentu mengejutkan banyak pihak.

Baca selengkapnya

3. Telah Diketahui Penyebab Omicron Lebih Cepat Menular Namun Miliki Gejala Lebih Ringan

Covid-19 varian Omicron. [Dok.Antara]
Covid-19 varian Omicron. [Dok.Antara]

Dibanding dengan varian Delta, virus corona varian Omicron bermutasi 70 kali lebih cepat di jaringan yang memperluas saluran udara. Faktor itu juga yang menyebabkan penularan infeksi Covid-19 varian Omicron lebih cepat terjadi.

Tapi di sisi lain, perkembangbiakan varian Omicron di jaringan paru-paru 10 kali lebih lambat daripada versi asli virus corona. Peneliti menduga hal itu memnungkinkan gejala Covid-19 varian Omicron tidak terlalu parah.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

11 Unggahan Terakhir Laura Anna Sebelum Meninggal, Bikin Nyesek

11 Unggahan Terakhir Laura Anna Sebelum Meninggal, Bikin Nyesek

Entertainment | Kamis, 16 Desember 2021 | 10:34 WIB

WHO: 2-5 Orang Dengan Spinal Cord Injury Berisiko Meninggal Lebih Cepat

WHO: 2-5 Orang Dengan Spinal Cord Injury Berisiko Meninggal Lebih Cepat

Health | Kamis, 16 Desember 2021 | 10:08 WIB

Penghormatan Terakhir Denny Sumargo pada Laura Anna: Dia Pergi Dengan Kasih

Penghormatan Terakhir Denny Sumargo pada Laura Anna: Dia Pergi Dengan Kasih

Sumsel | Kamis, 16 Desember 2021 | 10:05 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB