Siti Fadilah Sebut Varian Omicron Didramatisasi, Seberapa Menular Sih Sebenarnya?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 21 Desember 2021 | 14:27 WIB
Siti Fadilah Sebut Varian Omicron Didramatisasi, Seberapa Menular Sih Sebenarnya?
Siti Fadilah Supari (youtube/Realita TV)

Suara.com - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari kembali jadi sorotan. Ia baru-baru ini mengutarakan pendapatnya tentang varian Omicron dalam sebuah tayangan YouTube.

Komentaar tersebut kemudian viral. Pasalnya, Siti Fadilah mengatakan bahwa kemunculan varian Omicron didramatisasi.

"Nah omicron ini sebenarnya mutasinya karena spike protenin bukan dari virusnya, strainnya tetap strain Covid yang berubah sifatnya yang ada di ujungnya dari spike protein itu, kemudian mereka sebut sebagai omicron," ujar Siti Fadilah.

"Nah kemudian didramatisasi, kayanya mati loh kalau ada omicron. Jadi ini bukan virus baru hanya mutasi kecil saja, strainnya tetap," ujar Siti Fadilah.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Tapi, sebenarnya seberapa menular sih varian Omicron? Dikutip dari Patient.infdo, Profesor Rodney E. Rohde, seorang profesor ilmu laboratorium klinis dan spesialis penyakit menular di Texas State University mengatakan data awal menunjukkan bahwa Omicron bisa lebih cepat menyebar dan menular.

Bukti menunjukkan varian Omicron menularkan lebih banyak, dan lolos dari kekebalan yang dibangun secara alami dan melalui vaksin.

Varian Delta memiliki transmisibilitas tinggi, yang memungkinkannya menjadi varian virus yang dominan. Dibandingkan dengan Delta, belum diketahui seberapa menularnya Omicron. Namun, berita tentang seberapa baik penyebarannya mengkhawatirkan.

Dr Sarah Jarvis, Direktur Klinis Patient.info, menempatkan risiko dalam perspektif.

“Bahkan jika risiko satu orang yang terinfeksi dirawat di rumah sakit atau meninggal lebih rendah dengan Omicron dibandingkan dengan Delta, jumlah total orang yang terinfeksi yang jauh lebih tinggi masih bisa berarti tingkat kematian dan rawat inap yang sangat tinggi secara keseluruhan. Sebagian kecil dari jumlah yang besar adalah masih jumlah yang sangat besar."

baca juga

Persisnya bagaimana varian Omicron menyebar mungkin juga berbeda dari satu negara ke negara lain, tergantung pada faktor-faktor seperti jumlah orang yang divaksinasi, tingkat kekebalan parsial dari infeksi sebelumnya dan varian mana yang sebelumnya beredar.

Kita hanya akan mengetahui tingkat sebenarnya dari transmisibilitas Omicron setelah para ilmuwan mengukur elemen dasar dari siklus hidupnya - masuk ke dalam sel, membuat lebih banyak virus, dan meninggalkan sel untuk ditransmisikan.

Setelah masing-masing tahap ini diukur di laboratorium, para ilmuwan dapat melaporkan aspek varian apa yang membuatnya lebih, atau kurang, menular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balas Ucapan Siti Fadilah Sebut Omicron Didramatisir, Satgas Covid Ungkit Pidato Jokowi

Balas Ucapan Siti Fadilah Sebut Omicron Didramatisir, Satgas Covid Ungkit Pidato Jokowi

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 14:23 WIB

Guru Besar UI Ingatkan Masyarakat Harus Siap Hadapi Ledakan Varian Baru Omicron

Guru Besar UI Ingatkan Masyarakat Harus Siap Hadapi Ledakan Varian Baru Omicron

Malang | Selasa, 21 Desember 2021 | 14:21 WIB

Kasus Probable Omicron di Indonesia Jadi 11 Orang, Masuk di Perbatasan Entikong dan Aruk

Kasus Probable Omicron di Indonesia Jadi 11 Orang, Masuk di Perbatasan Entikong dan Aruk

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 14:05 WIB

Terkini

Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari

Banggar Tagih Profil Utang Pemerintah, Purbaya Janji Serahkan Dalam 10 Hari

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik

Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Bernostalgia Lewat Lima Warna Musik

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA

Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA

Riau | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II

Golkar Rombak Susunan AKD DPR, Bamsoet Kini Jadi Anggota Biasa Komisi II

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Indonesia Nonton Final Piala AFF 2026: Vietnam Punya Kartu AS Kalahkan Thailand

Indonesia Nonton Final Piala AFF 2026: Vietnam Punya Kartu AS Kalahkan Thailand

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Samsung Siapkan Galaxy Event 27 Agustus, Siap-siap Ada Anggota Baru Galaxy S26 Series!

Samsung Siapkan Galaxy Event 27 Agustus, Siap-siap Ada Anggota Baru Galaxy S26 Series!

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Dari Rak Buku ke Ruang Lifestyle, Wajah Baru Toko Buku di Tengah Era Digital

Dari Rak Buku ke Ruang Lifestyle, Wajah Baru Toko Buku di Tengah Era Digital

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Fathimah Azzahra BEM UI Dapat Serangan Brutal di Sosmed, Dituding Penganut Agama Ini

Fathimah Azzahra BEM UI Dapat Serangan Brutal di Sosmed, Dituding Penganut Agama Ini

Entertainment | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02 WIB

Bamus Betawi Minta Warga Pati Tahan Diri, Tak Perlu Ramai-ramai Demo ke Jakarta

Bamus Betawi Minta Warga Pati Tahan Diri, Tak Perlu Ramai-ramai Demo ke Jakarta

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Pesan GrabFood Pakai BRI Bisa Hemat Rp81.000, Begini Caranya!

Pesan GrabFood Pakai BRI Bisa Hemat Rp81.000, Begini Caranya!

Bri | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:00 WIB

×