Kontak dengan Alam Dapat Mengurangi Rasa Kesepian Orang-Orang yang Tinggal di Kota

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 21 Desember 2021 | 15:52 WIB
Kontak dengan Alam Dapat Mengurangi Rasa Kesepian Orang-Orang yang Tinggal di Kota
Gambaran wilayah perkotaan (Pexels/Tom Fisk)

Suara.com - Sering mengunjungi tempat yang menghadirkan suasana alam ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, baik mental maupun fisik.

Seperti yang dikatakan ilmuwan beberapa waktu ini bahwa kontak dengan alam di daerah perkotaan dapat mengurangi perasaan kesepian secara drastis.

Berdasarkan The Guardian, kesepian merupakan salah satu masalah utama kesehatan masyarakat, dan penelitian terbaru menemukan bahwa masalah ini dapat meningkatkan risiko kematian dini hingga 45%.

Studi baru ini merupakan yang pertama dalam menilai bahwa lingkungan dapat memengaruhi rasa kesepian.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Scientific Reports ini mengumpulkan data dari warga kota di seluruh dunia menggunakan aplikasi penelitian Urban Mind.

Ilustrasi taman. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi taman. (Sumber: Shutterstock)

Orang-orang diminta menjawab pertanyaan sederhana tentang kesepian, kepadatan penduduk, inklusi sosial, dan kontak dengan alam, secara acak sebanyak tiga kali dalam sehari selama dua minggu.

Lebih dari 750 orang memberikan 16.600 penilaian dan menjawab semua pertanyaan.

Hasilnya menunjukkan bahwa perasaan sesak dapat meningkatkan kesepian rerata sampai 39%. Tetapi ketika orang-orang dapat melihat pepohonan, langit, atau mendengar suara burung, perasaan dapat turun 28%.

Selain itu, pendekatan sosial juga dapat mengurangi rasa kesepian hingga 21%.

Jadi ketika keduanya digabungkan maka akan mendapat meningkatkan keuntungan sebesar 18%.

"Langkah khusus yang meningkatkan pendekatan sosial dan kontak dengan alam harus dilaksanakan, terutama di perkotaan yang padat penduduk," kata peneliti.

Menurut salah seorang peneliti dari King's College London, Inggris, Andrea Mechelli, studi ini menantang pandangan lama tentang kota sebagai tempat yang buruk untuk kesehatan mental dan membuat kesepian.

"Mungkin ada aspek-aspek seperti fitur alam dan inklusivitas sosial yang sebenarnya bisa mengurangi kesepian," tutur Mechelli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekan Polusi di Perkotaan, Menteri LHK Resmikan Taman Kehati dan Ekoriparian di Indramayu

Tekan Polusi di Perkotaan, Menteri LHK Resmikan Taman Kehati dan Ekoriparian di Indramayu

News | Senin, 13 Desember 2021 | 21:48 WIB

Penuhi Kebutuhan Komuter Ringan Perkotaan, SYM Luncurkan 4Mica di EICMA 2021

Penuhi Kebutuhan Komuter Ringan Perkotaan, SYM Luncurkan 4Mica di EICMA 2021

Otomotif | Kamis, 18 November 2021 | 23:46 WIB

Buku Regenerasi Urban Membuka Masalah Transportasi Perkotaan Menuju Kota Masa Depan

Buku Regenerasi Urban Membuka Masalah Transportasi Perkotaan Menuju Kota Masa Depan

Bisnis | Selasa, 16 November 2021 | 16:04 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB