Anak dari Keluarga Berpenghasilan Rendah Lebih Mungkin Memiliki Alergi Makanan

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 21 Desember 2021 | 20:08 WIB
Anak dari Keluarga Berpenghasilan Rendah Lebih Mungkin Memiliki Alergi Makanan
Anak alergi susu. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah penelitian dari Northwestern Medicine yang diterbitkan pada 2016 lalu menunjukkan bahwa anak dari keluarga berpenghasilan rendah lebih mungkin memiliki alergi makanan yang dapat berdampak parah.

Sebab, alergi pada anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah lebih mungkin tidak terdiagnosis akibat kesenjangan sosial ekonomi yang menghambat keluarga mereka mengakses perawatan pencegahan.

Berdasarkan laman Parents, alergi makanan dapat muncul kapan saja dalam hidup. Tetapi sebagian besar dimulai pada masa kanak-kanak.

Tetapi, paparan terhadap alergen yang dilakukan sejak bayi dapat menurunkan risikonya.

Itulah mengapa para ahli menyarankan dalam pedoman kesehatan Amerika Serikat tahun 2017 untuk mengenalkan alergen, seperti makanan yang mengandung kacang, kepada bayi sejak usia 6 bulan.

"Pengenalan dini alergen dan keragaman makanan sangat penting pada masa bayi. Melatih sistem kekebalan si kecil untuk mengenali alergen sebagai makanan, bukan sebagai benda asing adalah langkah penting," kata dokter anak di Universitas Stanford, Alok Patel.

Ilustrasi alergi. (Shutterstock)
Ilustrasi alergi. (Shutterstock)

Tetapi hal itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan bagi keluarga berpenghasilan rendah yang berjuang memberi makan keluarga dan tidak mampu membeli berbagai makanan yang dapat membantu mencegah alergi.

Selain kurangnya pengenalan dini alergen makanan, faktor lingkungan dan kondisi kulit, seperti eksim, juga membuat anak-anak berisiko alergi makanan.

"Kita tahu bahwa eksim (kulit kering dan terbuka) adalah risiko nomor satu untuk mengembangkan alergi makanan," kata dokter anak dan kepala petugas medis SpoonfulOne, Wendy Sue Swanson.

baca juga

Sementara faktor lain yang meningkatkan risiko alergi makanan pada anak-anak adalah kurangnya vitamin D dan penggunaan antibiotik berlebih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Jenis Makanan Ini Bisa Dijadikan Obat Alergi Alami, Salah Satunya Kuaci

6 Jenis Makanan Ini Bisa Dijadikan Obat Alergi Alami, Salah Satunya Kuaci

Your Say | Senin, 13 Desember 2021 | 07:33 WIB

Korban Banjir Lombok Keluhkan Gatal dan Alergi, Anak-anak Demam di Tenda Pengungsian

Korban Banjir Lombok Keluhkan Gatal dan Alergi, Anak-anak Demam di Tenda Pengungsian

Bali | Kamis, 09 Desember 2021 | 11:34 WIB

Cegah Alergi, Salmon DNA Supr Serum Buat Kulit Sehat Lebih Lama

Cegah Alergi, Salmon DNA Supr Serum Buat Kulit Sehat Lebih Lama

Jawa Tengah | Kamis, 25 November 2021 | 19:46 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×