Kenali, Dua Jenis Terapi untuk Mengobati Penyempitan Saluran Kemih Bagian Bawah

M. Reza Sulaiman

Kamis, 23 Desember 2021 | 21:25 WIB
Kenali, Dua Jenis Terapi untuk Mengobati Penyempitan Saluran Kemih Bagian Bawah
ilustrasi penyempitan saluran kemih. [Envato]

Suara.com - Penyempitan saluran kemih bagian bawah bisa menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, mulai dari anyang-anyangan hingga kesulitan buang air kecil yang bisa berujung batu ginjal.

Jika Anda mengalami masalah ini, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Menurut dokter spesialis urologi dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Gampo Alam SpU(K), setidaknya ada dua tindakan yang bisa dilakukan sebagai terapi penyempitan saluran kemih bagian bawah atau striktur uretra.

Pertama adalah melalui terapi minimal invasif berupa meneropong saluran kemih dan memperlebar saluran yang dinilai sempit sehingga aliran urin lebih lancar.

Tindakan ini biasanya dilakukan pada penyakit striktur uretra pada temuan pertama, penyempitan yang pendek atau kurang dari 1 cm dan jaringan parut yang minimal.

Ilustrasi toilet, urine dan buang air kecil (Pixabay/bzndenis)
Ilustrasi toilet, urine dan buang air kecil (Pixabay/bzndenis)

Sementara itu pilihan terapi kedua adalah operasi terbuka (uretroplasti). Tindakan ini dapat dilakukan pada kasus-kasus dengan riwayat trauma dan striktur uretra yang lebih kompleks yakni di atas 1 cm dan jaringan parut yang luas. Tindakan ini dilakukan dengan memotong saluran kemih yang menyempit dan menyambungkan kembali kedua tepi uretra yang sehat.

“Baik operasi minimal invasif atau terbuka sudah rutin dilakukan di RSUI dengan hasil yang memuaskan, operasi yang dilakukan dengan menggunakan teknik terkini dengan peralatan terbaik agar dapat memberikan manfaat dan hasil yang maksimal untuk pasien” ujar Gampo.

Menurut dokter spesialis urologi RSUI, dr. Dyandra Parikesit, BMedSc, SpU, penyembuhan pasca operasi ini tidak memerlukan waktu yang lama. Operasi dilakukan sekitar 1-3 jam.

Setelahnya, pasien akan dipasang kateter pasca operasi, lalu dirawat jalan setelah 1 hari pasca operasi minimal invasif dan 2-3 hari setelah operasi terbuka.

"Meski proses penyembuhan tidak memerlukan waktu yang lama, pasien perlu menghindari kegiatan berat selama 30 hari,” demikian kata dia.

Penyempitan saluran kemih bagian bawah atau striktur uretra biasanya ditemukan pada pria yang dapat diakibatkan oleh berbagai macam keadaan dan kondisi. Pada umumnya jaringan parut dapat terbentuk di bagian dalam saluran kemih bagian bawah atau uretra yang dapat mempersempit saluran tersebut.

Seperti dikutip dari siaran pers RSUI, Kamis, beberapa hal penyebab penyempitan saluran kemih bagian bawah antara lain prosedur medis yang melibatkan memasukkan alat (sistoskopi) ke dalam uretra, penggunaan kateter intermiten atau jangka panjang yang dimasukkan melalui uretra untuk mengalirkan urin dari kandung kemih.

baca juga

Penyebab lainnya yakni trauma atau cedera pada uretra atau panggul, pembesaran prostat atau operasi sebelumnya untuk mengangkat atau mengurangi pembesaran kelenjar prostat, kanker uretra atau prostat, infeksi seksual menular dan terapi radiasi.

Gejala yang timbul dan dikeluhkan pasien dalam kondisi ini bervariasi, mulai dari aliran urin berkurang, pengosongan kandung kemih yang tidak maksimal, aliran urin bercabang, mengejan atau sakit saat buang air kecil, meningkatnya keinginan untuk buang air kecil atau lebih sering buang air kecil dan adanya infeksi saluran kemih. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat

Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'

Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 09:38 WIB

Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar

Orang Kencing Sembarangan Makin Tak Terkendali, Walkot New York Mau Bangun Toilet Rp62 Miliar

News | Jum'at, 24 April 2026 | 16:10 WIB

5 Arti Mimpi Buang Air Kecil di Toilet Menurut Psikologi dan Primbon Jawa

5 Arti Mimpi Buang Air Kecil di Toilet Menurut Psikologi dan Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 21 April 2026 | 09:36 WIB

Salat Tarawih tapi Bolak-Balik Pipis? Ini Saran Dokter Atasi Beser saat Ibadah

Salat Tarawih tapi Bolak-Balik Pipis? Ini Saran Dokter Atasi Beser saat Ibadah

Video | Selasa, 24 Februari 2026 | 22:25 WIB

Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Lifestyle | Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:26 WIB

Viral Pengantin Baru Terkena Honeymoon Cystitis H+7 usai Menikah, Apa Itu?

Viral Pengantin Baru Terkena Honeymoon Cystitis H+7 usai Menikah, Apa Itu?

Lifestyle | Senin, 27 Oktober 2025 | 13:05 WIB

Kencing di Dalam Bioskop, Pentingnya Jaga Adab Ruang Publik

Kencing di Dalam Bioskop, Pentingnya Jaga Adab Ruang Publik

Your Say | Kamis, 18 September 2025 | 13:31 WIB

7 Gejala Infeksi Saluran Kemih Ancam Pria Usia 40-an, Waspada!

7 Gejala Infeksi Saluran Kemih Ancam Pria Usia 40-an, Waspada!

Health | Senin, 01 September 2025 | 18:33 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×