Waspadai Tekanan Darah Tinggi, Cek Tanda Peringatan Ini pada Mata!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 25 Desember 2021 | 15:30 WIB
Waspadai Tekanan Darah Tinggi, Cek Tanda Peringatan Ini pada Mata!
Ilustrasi mata, tekanan darah tinggi. (Unsplash/Towfiqu Barbhuiya)

Suara.com - Tekanan darah tinggi salah satu kondisi yang bisa memicu sejumlah penyaki serius. Kondisi ini terjadi ketika tekanan yang diberikan jantung terhadap dinding arteri mencapai ambang batas tertentu.

Tekana darah tinggi ini dapat menimbulkan pembentukan bekuan darah atau pecahnya pembuluh darah, yang bisa berakibat fatal.

Tapi, ada sejumlah cara untuk mencegah risiko yang disebabkan tekanan darah tinggi, salah satu memperhatikan gejalanya.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, tanda pertama dari tekanan darah tinggi mungkin termasuk sakit kepala pagi hari, mimisan, irama jantung tidak teratur, perubahan penglihatan dan telinga berdengung.

Tapi, tekanan di dalam cena yang mencapai ambang tertentu bisa menyebabkan sensasi mata berkedut atau berdenyut.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Hal ini terjadi karena denyut pada saraf dan vena di seluruh tubuh dapat mengirimkan impuls ke kelopak mata yang dapat menyebabkannya mata berkedut.

Menurut Medical News Today dilansir dari Express, mata berkedut itu merupakan tanda iritasi akibat tekanan darah tinggi.

"Jika kedutan kelopak mata berlanjut, Anda harus mengunjungi dokter mata, karena itu mungkin tanda kondisi serius yang membutuhkan perawatan medis," kata ahli.

Kedutan yang tidak sengaja pada tubuh yang sehat juga bisa menjadi tanda kejang hemi-wajah, yang secara khusus terjadi pada otot-otot di satu sisi wajah.

"Kejang hemi-wajah juga merupakan kondisi langka, tetapi tidak disebabkan oleh kerusakan struktur otak dalam," katanya.

Sebaliknya, para peneliti percaya kejang hemi-wajah disebabkan oleh iritasi saraf wajah. Iritasi ini bisa terjadi di pembuluh darah yang memberi terlalu banyak tekanan pada saraf.

Badan kesehatan itu menjelaskan bahwa kejang hemi-wajah kadang-kadang hanya mempengaruhi satu mata atau seseorang mungkin mengalami kelemahan otot wajah di antara kontraksi.

Kejang juga biasanya digambarkan sebagai intensitas yang konsisten. Kadang-kadang, beberapa orang mungkin mendengar suara klik di mata di sisi kepala yang sakit.

Gejala-gejala ini dapat berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa bulan. Dalam kasus yang lebih parah, kedutan mata bisa menjadi gejala stroke. Tetapi, itu bisa terjadi bila muncul bersamaan dengan gejala stroke lainnya.

Cara Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ciri-Ciri Darah Tinggi yang perlu Diwaspadai

Ciri-Ciri Darah Tinggi yang perlu Diwaspadai

Health | Sabtu, 25 Desember 2021 | 09:07 WIB

Efektif Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Minumlah Jus Buah Ini

Efektif Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Minumlah Jus Buah Ini

Health | Jum'at, 24 Desember 2021 | 10:15 WIB

Bagaimana Menjaga Kesehatan Mata Selama Pandemi? Ini Tipsnya

Bagaimana Menjaga Kesehatan Mata Selama Pandemi? Ini Tipsnya

Your Say | Jum'at, 24 Desember 2021 | 09:31 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB