Hati-hati, 5 Kebiasaan Ini Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan Jantung

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 27 Desember 2021 | 18:05 WIB
Hati-hati, 5 Kebiasaan Ini Bisa Berbahaya Bagi Kesehatan Jantung
Ilustrasi serangan jantung. [Envato]

Suara.com - Jantung merupakan organ tubuh vital yang penting untuk selalu dijaga kesehatannya. Seorang yang mengabaikan kesehatan jantung dan memilih melakukan kebiasaan buruk,berisiko memiliki penyakit kardiovaskular. 

Sayangnya, tidak banyak masyarakat yang sadar bahwa aktivitas dan kegiatan tertentu menyebabkan masalah jantung. Untuk itu, berikut ini lima kebiasaan buruk yang bisa membahayakan jantung. 

Perlu dicatat, inilah lima kebiasaan buruk yang bisa membahayakan kesehatan jantung Anda.

Tidak Melakukan Aktivitas Fisik

Salah satu kebiasaan buruk yang bisa membahayakan jantung adalah tidak melakukan aktivitas fisik. Padahal, aktivitas ini tidak perlu sering-sering dilakukan, asalkan teratur dan konsisten. Mulai dari olahraga seperti berlari, berjalan, hingga gym. Jarang disadari, ternyata bila melakukan aktivitas fisik bisa menurunkan kolesterol, tekanan darah rendah, hingga menjaga berat badan.

Merokok

Ilustrasi merokok. 

Tidak dipungkiri, merokok merupakan faktor utama yang bisa menyebabkan penyakit jantung. Bahkan, karbon monoksida yang terkandung dalam rokok merupakan elemen utama yang menyebabkan penurunan jumlah darah dan meningkatkan kolesterol yang tinggi.

Stres

Stres adalah hal yang wajar dan bisa dialami oleh siapa saja. Tetapi, jika stres yang dirasakan sangat berlebihan, ini menyebabkan terjadinya tekanan jantung hingga meningkatkan kadar kolesterol. Selain itu, stres berlebihan juga berisiko bisa merusak arteri dan meningkatkan serangan jantung.

Mengonsumsi Junk Food

Makanan junk food memang memiliki rasa yang enak dan juga menggoda di lidah. Tetapi, jika Anda sering mengonsumsi makanan tersebut, ini bisa memengaruhi masalah kesehatan Anda, mulai dari tekanan darah dan juga kolesterol. Tentu saja, risiko ini bisa berakibat negatif pada kesehatan jantung.

Mengonsumsi Minuman Cocktail

Alkohol merupakan salah satu faktor utama terjadinya serangan jantung, di mana minuman ini bisa menyebabkan kerusakan berlebihan dan peningkatan kadar kolesterol. Jika minum terlalu banyak, tentu dampaknya bisa menyebabkan penyumbatan arteri hingga penambahan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Serangan Jantung Sering Menyebabkan Orang Meninggal Dunia?

Mengapa Serangan Jantung Sering Menyebabkan Orang Meninggal Dunia?

Health | Senin, 27 Desember 2021 | 12:22 WIB

Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah dan Berita Kesehatan Hits Lainnya

Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah dan Berita Kesehatan Hits Lainnya

Health | Minggu, 26 Desember 2021 | 21:12 WIB

Jangan Berlebihan, Konsumsi Daging Merah Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Jangan Berlebihan, Konsumsi Daging Merah Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Health | Senin, 27 Desember 2021 | 07:10 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB