Kasus Varian Omicron Terus Bertambah, Kemenkes Berencana Percepat Vaksinasi Booster

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 28 Desember 2021 | 13:18 WIB
Kasus Varian Omicron Terus Bertambah, Kemenkes Berencana Percepat Vaksinasi Booster
Covid-19 varian Omicron. [Dok.Antara]

Suara.com - Kementerian Kesehatan atau Kemenkes berencana mempercepat pelaksanaan vaksinasi booster Covid-19. Rencana itu sebagai tindakan pencegahan varian omicron di Indonesia yang saat ini telah terjadi transmisi lokal.

Data terbaru Kemenkes hingga Selasa (28/12), total kasus Covid-19 varian omicron sebanyak 47 kasus, satu temuan terakhir merupakan pasien penularan transmisi lokal.

Juru bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, vaksinasi booster nantinya akan diprioritaskan kepada kelompok rentan seperti lansia.

Namun, diakui Nadia bahwa tingkat vaksinasi Covid-19 pada lansia belum mencapai target. Yakni baru 13,7 juta orang yang disuntik vaksin dosis pertama dari sasaran 21,5 juta orang.

"Rencana vaksinasi booster sudah ada dalam skenario yang akan dilakukan pemerintah. Mengingat kemarin rencananya akan menyelesaikan setelah 208 juta mendapatkan dosis pertama, tapi dengan adanya omicron ini maka pelaksanaan vaksinasi booster akan dilakukan percepatan"

"Apalagi melihat hari ini kita sudah mendapatkan transmisi lokal," kata Nadia dalam konerensi pers virtual, Selasa (28/12/2021).

Nadia belum bisa memastikan waktu pelaksanaan vaksinasi booster tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemerintah masih menyusun mekanisme pelaksanaan yang akan dilakukan. Tetapi yang pasti, ia menekankan bahwa vaksinasi booster Covid-19 akan diprioritaskan bagi lansia terlebih dahulu.

Di sisi lain, lanjut Nadia, fokus pemerintah sebenarnya juga memastikan ketersediaan stok vakisn aman untuk mencapai target 70 persen populasi masyarakat tervaksinasi dua dosis agar mencapai kekebalan kelompok.

"Jangan sampai itu tidak tercapai karena vaksin digunakan untuk booster. Ini yang tidak boleh dilakukan, yang harus kita lakukan adalah semua orang mendapatkan vaksin dulu, mendapatkan perlindungan yang sama baru kemudian booster," ujar Nadia.

baca juga

Dari hasil studi di Afrika Selatan terkait varian omicron juga mneunjukkan bahwa orang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali tetap terlindungi dan cenderung tidak bergejala. Ataupun hanya bergejala ringan sehingga tidak memerlukan perawatan rumah sakit.

Selain itu, kata Nadia, angka kematian akibat infeksi Covid-19 varian omicron juga sangat rendah.

"Jadi sangat penting semua orang mendapatkan vaksinasi untuk kita bisa mencegah penularan. Kembali kami ingatkan, mari kita jaga mobilitas dan disiplin protokol kesehatan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Omicron Transmisi Lokal Terdeteksi di Indonesia

Kasus Omicron Transmisi Lokal Terdeteksi di Indonesia

Lampung | Selasa, 28 Desember 2021 | 12:54 WIB

Kronologi Munculnya Kasus Omicron Transmisi Lokal Pertama Di Indonesia

Kronologi Munculnya Kasus Omicron Transmisi Lokal Pertama Di Indonesia

News | Selasa, 28 Desember 2021 | 12:52 WIB

Tinggal di Apartemen, Cerita Pasien Omicron Asal Medan Menolak Dievakuasi Petugas

Tinggal di Apartemen, Cerita Pasien Omicron Asal Medan Menolak Dievakuasi Petugas

News | Selasa, 28 Desember 2021 | 12:37 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×