Tepat Sasaran, Pengendalian COVID-19 Tidak Akan Ganggu Ekonomi dan Kehidupan Sosial

M. Reza Sulaiman

Rabu, 29 Desember 2021 | 07:21 WIB
Tepat Sasaran, Pengendalian COVID-19 Tidak Akan Ganggu Ekonomi dan Kehidupan Sosial
Sejumlah calon penumpang mengantre untuk memasuki kereta api Airlangga di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (24/12/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pakar mengatakan jika dilakukan dengan baik dan tepat sasaran, pengendalian COVID-19 tidak akan mengganggu ekonomi hingga kehidupan sosial masyarakat.

Menurut Masdalina Pane, seorang epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI), syaratnya upaya-upaya pengendalian COVID-19 mudah dipahami masyarakat untuk diimplementasikan.

"Yang menjadi concern (perhatian) kita adalah jika pengendalian itu tepat sasaran mestinya itu tidak boleh mengganggu ekonomi, pendidikan dan kehidupan sosial kita," kata Masdalina mengutip ANTARA.

Masdalina menuturkan pengendalian wabah COVID-19 harus berjalan sederhana dan gampang dimengerti oleh masyarakat, dan kebijakan yang dibuat pemerintah harus memiliki daya ungkit cukup tinggi terhadap pengendalian bukan sekadar menguras daya terlalu besar.

Satgas COVID-19 dalam pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 membawa papan nama berisi imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (11/11/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Satgas COVID-19 dalam pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 membawa papan nama berisi imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan kepada pengunjung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (11/11/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Kebijakan untuk pengendalian COVID-19 juga harus efektif dan efisien bukan yang sifatnya sangat besar, susah diimplementasikan dan kemudian menimbulkan dampak yang tidak begitu baik bagi masyarakat.

Masdalina menilai ada beberapa intervensi yang cukup berlebihan yang dilakukan oleh pemerintah yang secara epidemiologi tidak terlalu signifikan untuk mengendalikan COVID-19.

Sebagai contoh, sejak awal pandemi, banyak para ahli yang memberikan masukan kepada pemerintah menganalisis tentang mobilitas sehingga pengetatan mobilitas menjadi kebijakan dari pemerintah padahal peningkatan jumlah kasus itu tidak secara langsung disebabkan oleh peningkatan mobilitas.

Kemudian, Masdalina mengatakan mobilitas tiga bulan terakhir ini sama seperti sebelum pandemi COVID-19, namun kasus COVID-19 tidak melonjak signifikan.

Sebenarnya untuk mengendalikan kasus COVID-19, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 telah melakukan program pelacakan kontak secara masif di 11 provinsi, 62 kabupaten/kota dengan melibatkan lebih dari 2.500 pelacak kontak sejak November 2021.

baca juga

Upaya itu dinilai cukup signifikan menurunkan kasus perlahan-lahan walaupun memang tidak bisa drastis penurunan kasusnya.

"Sampai hari ini karena melihat bahwa intervensi yang spesifik dan targeted (ditargetkan) itu jauh lebih berguna untuk pengendalian dibandingkan kita melakukan penguncian dalam skala yang besar," ujar Masdalina.

Untuk itu, intervensi pengendalian COVID-19 harus mudah dan sederhana, yang berarti ketika kasus COVID-19 meningkat eksponensial yakni meningkat dua kali atau lebih dari periode waktu sebelumnya, maka ada intervensi yang dilakukan seperti memperketat penggunaan masker dua lapis.

Jika peningkatan kasus secara eksponensial melebihi empat kali dibanding periode sebelumnya, maka hanya satu tindakan yang dilakukan yaitu semua tinggal di rumah (stay at home) sekitar satu kali masa inkubasi terpanjang atau 14 hari.

Kalau dalam 14 hari masih belum terjadi penurunan kasus COVID-19, maka ditambah satu kali masa inkubasi lagi.

Selain itu, Masdalina mengatakan penggunaan tes pada pelaku perjalanan domestik dinilai berlebihan karena sebenarnya tes itu dilakukan hanya pada suspek, probable dan kontak erat.

"Sudah sejak tahun lalu sebenarnya pelaku perjalanan itu dilakukan tes tapi apakah dia mampu mencegah peningkatan kasus di bulan Januari, Februari, Juni, dan Juli? Tidak," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir

Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:12 WIB

Cucu Mahfud MD Jadi Korban, Pakar Sebut Keracunan MBG Bukti Kegagalan Sistemik Total

Cucu Mahfud MD Jadi Korban, Pakar Sebut Keracunan MBG Bukti Kegagalan Sistemik Total

News | Rabu, 01 Oktober 2025 | 19:22 WIB

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Mengenal COVID-19 'Stratus' (XFG) yang Sudah Masuk Indonesia: Gejala dan Penularan

Health | Minggu, 27 Juli 2025 | 15:30 WIB

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 20:45 WIB

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Mengenal Virus Corona Varian Nimbus, Penularan Kasus Melonjak di 13 Negara

Health | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:29 WIB

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

7 Fakta Kenaikan Kasus COVID-19 Dunia, Thailand Kembali Berlakukan Sekolah Daring

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 20:05 WIB

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Pasien COVID-19 di Taiwan Capai 41.000 Orang, Varian Baru Corona Kebal Imunitas?

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 15:08 WIB

Sebut WHO Rancang Pandemi Baru, Epidemiolog UI Tepis Ucapan Dharma Pongrekun: Itu Omong Kosong

Sebut WHO Rancang Pandemi Baru, Epidemiolog UI Tepis Ucapan Dharma Pongrekun: Itu Omong Kosong

Kotak Suara | Senin, 18 November 2024 | 13:19 WIB

Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19

Alert! Kemenkes Peringatkan Potensi Peningkatan Covid-19

Health | Selasa, 28 Mei 2024 | 11:59 WIB

Terkini

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

×