Pelajar Muhammadiyah Minta Jam Tayang Iklan Rokok di TV Diubah, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 29 Desember 2021 | 17:30 WIB
Pelajar Muhammadiyah Minta Jam Tayang Iklan Rokok di TV Diubah, Kenapa?
Ilustrasi rokok. [Shutterstock]

Suara.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM), Nashir Efendi mengatakan sudah saatnya merubah jam tayang iklan rokok di televisi dan di media sosial.

Menurut dia, jika sebelumnya aturan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) PP No.35 Tahun 2005 menyebutkan iklan rokok hanya boleh di tayangkan di atas 21.30 hingga 05.00 WIB, maka sudah saatnya dirubah.

"Jadi kita berharap dikurangi, dari yang tadinya setiap hari, jadi hanya beberapa hari. Dari yang 6-7 jam, durasinya dikurangi atau sama sekali tidak ada," ujar Nashir dalam acara diskusi Catatan Akhir Tahun 2021, Rabu (29/12/2021).

Hal ini perlu dilakukan lantaran, banyak siswa dan pelajar yang di jam tersebut masih terbangun, baik untuk belajar, mengerjakan tugas dan deadline, maupun yang sedang berselancar di dunia maya.

Guna mencegah penyebaran virus corona, pemerintah Bekasi akan meniadakan ruang rokok bersama.
Guna mencegah penyebaran virus corona, pemerintah Bekasi akan meniadakan ruang rokok bersama.

"Maka saya rasa aturan itu perlu direvisi, karena di jam tersebut masih banyak anak muda berkeliaran, baik itu di media sosial maupun di rumah sambil melaksanakan kewajiban yang ada," ungkapnya.

Selain iklan televisi, Nashir juga berharap pemerintah lebih tegas menjauhkan iklan rokok dalam bentuk baliho dari tempat publik yang berdekatan dengan sekolah, kampus, ataupun lokasi lain yang banyak pelajar yang berdiam diri di sana.

"Itu agaknya perlu dikurangi dan dijauhkan sejauh mungkin dari dunia mengajar dan pendidikan, mengingat tim kami, penggiat pendidikan untuk yang masih kuliah atau sekolah masih ditemukan," jelasnya.

Rencananya juga Nashir dan bersama penggiat lainnya berusaha mengubah lifestyle anak muda, dengan mengeluarkan berbagai tagline yang diharapkan mampu di diaplikasikan di kehidupan sehari-hari.

Lifestyle itu di antaranya 'Sehar Tanpa Sebat' hingga 'Kumpul Ora Ngebul', dengan harapan anak muda bisa terlihat keren tanpa merokok sekalipun.

"Bagaimana pelajar tetap sehat dan keren, tetap jago, tetap gentle, kelihatan lelaki tanpa harus merokok," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berhenti Merokok, Ini 8 Cara Sederhana Terhindar dari Candu Rokok

Berhenti Merokok, Ini 8 Cara Sederhana Terhindar dari Candu Rokok

Sulsel | Rabu, 29 Desember 2021 | 12:14 WIB

Harga Rokok Terus Naik, Kaum Muda di Bogor Beralih ke Tembakau

Harga Rokok Terus Naik, Kaum Muda di Bogor Beralih ke Tembakau

Bogor | Rabu, 29 Desember 2021 | 10:07 WIB

Daya Beli Turun tapi Belanja Rokok Warga Bogor Malah Naik

Daya Beli Turun tapi Belanja Rokok Warga Bogor Malah Naik

Jabar | Rabu, 29 Desember 2021 | 06:58 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB