Agar Pandemi Segera Berakhir, Cakupan Vaksinasi di Seluruh Dunia Harus Merata

M. Reza Sulaiman

Kamis, 30 Desember 2021 | 12:47 WIB
Agar Pandemi Segera Berakhir, Cakupan Vaksinasi di Seluruh Dunia Harus Merata
Petugas menedis menyuntikan vaksin COVID-19 kepada warga penderita Hemofilia atau gangguan pembekuan darah di RSUD Kabupaten Tangerang, Tangerang, Banten, Selasa (31/8/2021). (Suara.com/ Hilal Rauda Fiqry)

Suara.com - Tahun 2021 hampir berakhir, menandakan sudah dua tahun lebih dunia berjuang melawan pandemi Covid-19. Dalam catatannya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menargetkan pandemi berakhir pada tahun 2022. Apa yang perlu dilakukan untuk mencapainya?

Menurut Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, salah satu cara utama mengakhiri pandemi adalah dengan memastikan vaksinasi diterima merata oleh seluruh negara di dunia. Dengan target 70 persen populasi dunia telah menerima vaksin COVID-19 pada pertengahan 2022.

"Target vaksinasi ini membawa tantangan tersendiri karena di tahun ini nasionalisme vaksin masih ada dan menyebabkan distribusi vaksin tidak berkeadilan," kata Wiku mengutip situs resmi Satgas Covid-19.

Mengingat hal tersebut, Indonesia berharap bahwa tantangan ini dapat diatasi dengan cepat dan tanggap. Utamanya oleh negara-negara maju yang memiliki akses serta sumber daya vaksinasi yang jauh lebih memadai.

Siswa sekolah dasar mengikuti vaksinasi COVID-19 di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/12/2021). [ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung]
Siswa sekolah dasar mengikuti vaksinasi COVID-19 di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/12/2021). [ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung]

Sebagai bagian dari masyarakat global, Indonesia juga berharap bahwa di tahun mendatang perjuangan melawan COVID-19 dapat semakin disikapi sebagai perjuangan global.

"Hendaknya seluruh bagian dari masyarakat global dapat bekerja sama dengan menjunjung rasa kemanusiaan agar perjuangan global melawan COVID-19 ini dapat kita menangkan di tahun 2022," harap Wiku.

Sebelumnya diberitakan, penimbunan vaksin yang dilakukan oleh negara kaya disebut WHO sebagai salah satu penyebab menyebarnya varian Omicron.

"Nasionalisme sempit dan penimbunan vaksin oleh beberapa negara telah merusak kesetaraan, dan menciptakan kondisi ideal untuk lahirnya varian Omicron." tutur Ghebreyesus, mengutip Insider.

Pakar kesehatan WHO itu juga mengatakan, meski berbagai alat baru berupa obat hingga vaksin, mampu mencegah dan mengobati Covid-19, tapi ketidakadilan dengan ketersediaan vaksin akan semakin memperpanjang pandemi.

baca juga

"Jika kita mengakhiri ketidakadilan, maka kita mengakhiri pandemi. Begitu juga jika ketidakadilan semakin lama berlangsung, maka semakin tinggi juga risiko virus berkembang, dengan cara yang tidak bisa dicegah maupun diprediksi," tuturnya menggebu-gebu.

Lebih lanjut Ghebreyesus juga mengungkap langkah dan solusi pencegahan varian baru Covid-19 bermunculan, seperti menggunakan WHO BioHub System.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:34 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 15:32 WIB

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Daftar Lokasi, Jadwal, dan Harga Vaksin HPV Terbaru 2026 di Jogja

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 14:33 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Bukan Sekadar Ruam Merah: Ini Bahaya Fatal Campak yang Diabaikan Setelah Pandemi

Your Say | Selasa, 10 Maret 2026 | 20:20 WIB

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang

Health | Kamis, 19 Februari 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Gemini 4 Argon Bikin Robot Belajar Melempar Bola, 7 Kali Berhasil Berturut-turut

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Alfred Young Sugiri Pianis Bandung Tampil Memukau di Eropa, Momentum Benahi Musik Klasik Indonesia

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:17 WIB

Gaji PNS Bisa Telat Jika Dibayar dari KDMP, Bank Daerah Ikut Terancam

Gaji PNS Bisa Telat Jika Dibayar dari KDMP, Bank Daerah Ikut Terancam

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Daftar Shio Paling Hoki di Kuartal Akhir Tahun 2026

Daftar Shio Paling Hoki di Kuartal Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

5 Masker Wajah Alami untuk Memutihkan Kulit, Apa Saja Bahannya?

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:15 WIB

IHSG Masih Betah di Level 5.900, Pantau MEDC

IHSG Masih Betah di Level 5.900, Pantau MEDC

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Rekomendasi MP Club Ditutup usai Penggerebekan Narkoba, Ini Kata Agung Nugroho

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:01 WIB

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:54 WIB

×