4 Hal yang Tidak Boleh Kamu Lakukan pada Wajah, Bisa Bikin Rusak!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 30 Desember 2021 | 14:02 WIB
4 Hal yang Tidak Boleh Kamu Lakukan pada Wajah, Bisa Bikin Rusak!
Ilustrasi wajah kering (Pixabay/Joseph Mucira)

Suara.com - Ahli mengatakan di tahun 2021 banyak orang menggunakan pembersih wajah yang memiliki sifat menghaluskan kulit untuk mengobati jerawat. Namun hal ini justru dapat membuat kulit menjadi semakin iritasi dan meninggalkan bekas luka.

Mitos umum tentang perawatan kulit, yang sering menjadi tren di media sosial pun dapat membahayakan kesehatan wajah.

Karenanya, para ahli meluruskan beberapa hal yang sebaiknya tidak dilakukan demi kesehatan kulit wajah. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya, dilansir Insider.

1. Jangan gunakan sabun batangan untuk mencuci wajah

Ahli menyarankan untuk tidak menggunakan sabun batangan untuk membersihkan wajah karena terlalu abrasif.

"Sabun batangan untuk wajah terlalu kasar, ditambah wewangian di dalamnya bisa mengiritasi," kata dokter kulit yang berbasis di NYC, Julie Russak.

Ilustrasi Wajah Berjerawat. (Pixabay /SharonMcCutcheon)
Ilustrasi Wajah Berjerawat. (Pixabay /SharonMcCutcheon)

2. Menggunakan banyak produk bukan berarti membuat kulit lebih baik

Kita mungkin tergoda untuk membeli serangkaian produk perawatan kulit untuk mengatasi masalah yang tak kunjung teratasi. Tetapi ahli kulit mengatakan kualitas lebih penting daripada kuantitas.

"Less is more, rutinitas Anda tidak perlu rumit. Percayalah, kulit (dan dompet) Anda akan berterima kasih nanti," kata ahli kecantikan berlisensi Brittaney Trent.

3. Beberapa bahan dalam produk perawatan kulit DIY dapat membakar kulit

DIY atau produk yang dibuat sendiri, dan biasanya viral di TikTok, perlu diperiksa bahan-bahan dasarnya.

Dokter kulit Muneeb Shah, yang juga populer di TikTok, mengatakan tren masker mengandung kayu manis dan jahe tidak bermanfaat dan bisa menyebabkan peradangan.

Jika Anda ingin membuat masker sendiri, tanyakan rekomendasi dokter kulit untuk menyesuaikan jenis kulit.

4. Memencet jerawat dapat menyebabkan bekas luka, infeksi, dan lebih banyak timbul jerawat

Memencet jerawat bisa terasa sangat memuaskan, tetapi sebenarnya bisa lebih berbahaya bagi kulit daripada manfaatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Belerang bagi Perawatan Kulit, Mampu Menghambat Penuaan Dini

5 Manfaat Belerang bagi Perawatan Kulit, Mampu Menghambat Penuaan Dini

Your Say | Kamis, 30 Desember 2021 | 06:40 WIB

Mengenal Lebih Jauh Sunscreen, Perawatan Kulit Terpenting yang Sering Dilupakan

Mengenal Lebih Jauh Sunscreen, Perawatan Kulit Terpenting yang Sering Dilupakan

Your Say | Senin, 27 Desember 2021 | 08:46 WIB

Mudah dan Alami, Gunakan 5 Bahan Dapur Ini untuk Perawatan Kulit

Mudah dan Alami, Gunakan 5 Bahan Dapur Ini untuk Perawatan Kulit

Batam | Jum'at, 24 Desember 2021 | 13:52 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB