Kenali Gejala Virus Corona Covid-19 yang Buruk Ini, Segera Cari Bantuan Medis!

Kamis, 30 Desember 2021 | 20:08 WIB
Kenali Gejala Virus Corona Covid-19 yang Buruk Ini, Segera Cari Bantuan Medis!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Pakar kesehatan telah memperingatkan semua orang untuk mencari bantuan medis darurat ketika mereka mulai menderita gejala virus corona Covid-19 yang buruk.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), kulit pucat, bibir berwarna biru hingga kuku berwarna biru merupakan gejala virus corona Covid-19 yang buruk sehingga membutuhkan bantuan medis segera.

Tapi, himbauan ini muncul ketika para ahli mengungkapkan bahwa vaksin Covid-19 dan suntikan booster vaksin Covid-19 efektif memerangi gejala virus corona Covid-19 yang parah dan menurunkan risiko rawat inap hingga kematian.

Terlepas dari bukti bahwa varian Omicron lebih mudah menyebar, Dr Anthony Fauci mengatakan gejala varian Omicron tidak akan seburuk varian Delta.

Kepala penasihat medis administrasi Amerika, John Biden, mengatakan varian Omicron ini tidak menyebabkan lonjakan kasus rawat inap.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Hal ini semakin memperkuat pendapat ahli kesehatan bahwa orang yang sudah vaksinassi penuh, terutama mereka yang sudah mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19 lebih berisiko kecil dirawat di rumah sakit bila terinfeksi.

Sebelumnya dilansir dari The Sun, kita juga sudah mengetahui bahwa varian Omicron ini memicu gejala yang cukup berbda dari varian virus corona sebelumnya.

Gejala varian Omicron termasuk hidung meler, sakit kepala, kelelahan, bersin dan sakit tenggorokan yang merupakan tanda-tanda paling umum.

Namun, semua orang disarankan mencari bantuan medis bila mengalami kesulitan bernapas, nyeri dada terus-menerus, kebingungan dan kelelahan ekstrem.

Baca Juga: WHO: Dua Obat Antivirus Lebih Efektif Lawan Virus Corona Covid-19

Sedangkan, kulit picat, bibir dan kuku birus tidak termasuk gejala parah infeksi varian Omicron. Gejala tersebut kemungkinan besar dapat dikaitkan dengan sianosis yang disebabkan kekurangan pasokan oksigen.

Sianosis juga dapat menunjukkan bahwa pasien mengalami masalah kardiovaskular atau menderita penyakit paru-paru atau jantung atau pembekuan darah.

Sianosis merupakan pertanda kondisi medis serius dan sering terjadi disertai gejala kesulitan bernapas atau nyeri dada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI