Efektivitas Vaksin Booster Johnson & Johnson Mencapai 84 Persen dalam Mencegah Rawat Inap

Vania Rossa | Suara.com

Jum'at, 31 Desember 2021 | 10:52 WIB
Efektivitas Vaksin Booster Johnson & Johnson Mencapai 84 Persen dalam Mencegah Rawat Inap
Vaksin Booster Johnson & Johnson. [Justin Tallis/AFP]

Suara.com - Vaksin booster kini tengah menjadi program di sejumlah negara untuk memperkuat kekebalan tubuh terhadap virus corona.

Sebuah penelitian lapangan di Afriak Selatan, yang belum ditinjau oleh sejawat, menyebut bahwa dosis tunggal booster Johnson & Johnson terbukti 84 persen efektif mencegah rawat inap pada pekerja fasilitas kesehatan di Afrika Selatan yang terinfeksi saat varian Omicron menyebar.

Mengutip Antara, vaksin booster Johnson & Johnson ini disuntikkan ke 69.092 pekerja fasilitas kesehatan antara 15 November hingga 20 Desember.

Tahap awal penyuntikan sudah menunjukkan perlindungan yang sangat berkurang terhadap Omicron, khususnya terhadap infeksi.

Namun, beberapa studi menyarankan satu dosis booster masih memberikan proteksi yang signifikan terhadap penyakit parah.

Penelitian baru vaksin Johnson & Johnson di Afsel itu menunjukkan bahwa efektivitas vaksin dalam mencegah rawat inap meningkat dari 63 persen sesaat setelah booster disuntikkan menjadi 84 persen dalam 14 hari kemudian.

Efektivitasnya bahkan mencapai 85 persen dalam satu hingga dua bulan pascapenyuntikan booster.

Awal bulan ini, studi lain di Afsel menunjukkan putaran pertama penyuntikkan dengan dua dosis vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech kurang efektif di Afsel dalam mencegah orang terinfeksi dirawat inap sejak varian Omicron muncul bulan lalu.

Uji coba telah mengevaluasi kemanjuran vaksin Johnson & Johnson di lapangan setelah dihentikan sementara karena kekhawatiran akan kasus pembekuan darah yang sangat jarang terjadi.

Para ilmuwan di Afsel pertama kali memberi tahu WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia bahwa mereka sudah mendeteksi Omicron akhir November. Varian yang tingkat mutasinya tinggi tersebut sudah menyebar dengan cepat di negara-negara lain dan menyebabkan gelombang baru infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Inggris Terus Meningkat, 90 Persen Pasien di ICU Belum Divaksin Booster

Kasus Covid-19 di Inggris Terus Meningkat, 90 Persen Pasien di ICU Belum Divaksin Booster

Health | Kamis, 30 Desember 2021 | 06:26 WIB

Penyaluran Vaksin Booster Baru Dikebut Setelah Pria Asal Medan Terpapar Varian Omicron

Penyaluran Vaksin Booster Baru Dikebut Setelah Pria Asal Medan Terpapar Varian Omicron

News | Selasa, 28 Desember 2021 | 15:08 WIB

Kasus Varian Omicron Terus Bertambah, Kemenkes Berencana Percepat Vaksinasi Booster

Kasus Varian Omicron Terus Bertambah, Kemenkes Berencana Percepat Vaksinasi Booster

Health | Selasa, 28 Desember 2021 | 13:18 WIB

Terkini

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB