Dua Anak Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19, Ini Hasil Investigasi Komnas KIPI

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 02 Januari 2022 | 16:39 WIB
Dua Anak Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19, Ini Hasil Investigasi Komnas KIPI
Ilustrasi: vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Suara.com - Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Covid-19, Prof Hindra Irawan Satari menegaskan hingga saat ini tidak ada kasus meninggal dunia yang disebabkan vaksinasi Covid-19.

Hal itu menanggapi ramainya pemberitaan terkait dua kematian anak yang dikaitkan dengan program vaksinasi Covid-19. Data Komnas KIPI per 30 November 2021 mencatat, ada 363 KIPI serius yang dilaporkan di seluruh provinsi di Indonesia.

"Namun kasus meninggal (sampai saat ini) belum ada," kata Profesor Hindra, dikutip dari situs resmi Kemenkes, Minggu (2/1/2022).

Termasuk juga kabar meninggalnya anak di Kabupaten Jombang dan Kabupaten Bone pasca-disuntik vaksin Covid-19.

Menurut Profesor Hindra, dari hasil audit Komnas KIPI bersama Komda KIPI dan Dinkes setempat pada 30 Desember 2021, kematian keduanya tidak berkaitan dengan vaksinasi Covid-19.

"Kasus Kematian di Kabupaten Jombang disimpulkan unclassifiable atau tidak cukup data. Sementara kasus kematian di Kabupaten Bone disimpulkan koinsiden dengan penyakit jantung bawaan," jelas Profesor Hindra.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia tetap menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut dan berharap kejadian serupa tidak akan terulang lagi.

Profesor Hindra memastikan bahwa Komnas KIPI sebagai lembaga kredibel dan independen, bertugas untuk melakukan kajian kausal. Laporan yang akurat, lengkap, juga cepat dapat membantu untuk menegakkan diagnosis.

Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehata dr. Siti Nadia Tarmidzi juga mengatakan bahwa antisipasi terjadinya KIPI termasuk salah satu fokus perhatian pemerintah.

Oleh sebab itu, itu Kemenkes bekerjasama dengan Komnas KIPI di tingkat Nasional dan Komda KIPI di setiap daerah untuk terus memantau dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Bagi penerima vaksinasi yang merasakan adanya efek samping pasca vaksinasi dapat langsung datang ke fasilitas pelayanan kesehatan tempat dilakukannya vaksinasi untuk melapor, tidak diperlukan syarat apapun," ujar Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Metro Lanjutkan Vaksinasi Merdeka Tahun 2022, Fokus Sasar Anak-anak

Polda Metro Lanjutkan Vaksinasi Merdeka Tahun 2022, Fokus Sasar Anak-anak

Jakarta | Minggu, 02 Januari 2022 | 14:48 WIB

Layanan Vaksinasi Covid-19 di TPR Parangtritis: Sehari Bisa Suntik 100 Orang

Layanan Vaksinasi Covid-19 di TPR Parangtritis: Sehari Bisa Suntik 100 Orang

Jogja | Minggu, 02 Januari 2022 | 14:10 WIB

74 Persen Pasien Covid-19 Varian Omicron Sudah Divaksinasi, Apa Keuntungannya?

74 Persen Pasien Covid-19 Varian Omicron Sudah Divaksinasi, Apa Keuntungannya?

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 06:10 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB