Waspadai Tetap Kelelahan Setelah Bangun Tidur, Bisa Jadi Ini Penyebabnya!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 03 Januari 2022 | 07:00 WIB
Waspadai Tetap Kelelahan Setelah Bangun Tidur, Bisa Jadi Ini Penyebabnya!
Ilustrasi mengantuk. (pexels.com/George Milton)

Suara.com - Anda mungkin pernah selalu merasa lelah seharian meskipun sudah cukup tidur. Bahkan, Anda mungkin juga masih merasa mengantuk atau lelah setelah alarm berbunyi.

James Wilson, seorang praktisi tidur pun menjelaskan semua trik untuk bangun tidur dengan perasaan yang lebih segar atau tidak mengantuk lagi.

James Wilson juga menjelaskan kepada semua orang untuk mewaspadai rasa lelah dan mengantuk meskipun sudah cukup tidur.

1. Bangun dengan cahaya alami

James menyarankan semua orang untuk membuka jendela atau keluar rumah agar mendapatkan cahaya alami setelah bangun tidur.

Karena, otak akan diprogram untuk merespons matahari terbit dengan memproduksi hormon kortisol secara alami. Hormon inilah yang membuat kita merasa terjaga.

Kebanyakan orang terbangun di ruangan yang gelap gulita atau enggan membuka jendela, karena sorot sinar matahari.

ilustrasi mengantuk (Pixabay/ Sammy Sander)
ilustrasi mengantuk (Pixabay/ Sammy Sander)

2. Lakukan rutinitas bangun pagi

Kebanyakan orang langsung mengoperasikan gadget untuk cek email, media sosial, whatsApp dan lainnya ketika bangun tidur. Hal ini tentu kebiasaan buruk yang membuat otak Anda bekerja.

James pun menyarankan semua orang untuk tidak langsung menyentuh gadget ketika bangun dari tempat tidur. Kebiasaan ini mengaktifkan otak terlalu cepat dan tidak membiatkan otak melalui proses yang diperlukan.

"Luangkan waktu selama 30 menit setelah bangun tidur untuk otak bisa bekerja baik," kata James dikutip dari The Sun.

3. Langsung tidur setelah beraktivitas

James mengatakan seseorang mungkin bangun tidur dengan perasaan lelah, karena seseorang pergi tidur dengan tingkat stres yang tinggi atau terlalu banyak kafein dalam sistem tubuh kita.

Umumnya, orang akan tertidur ketika kelelahan. Tapi, James mengatakan tidur setelah selesai bekerja, olahraga 3 jam sebelum tidur, makan berat terlalu dekat dengan waktu tidur atau menonton TV itu akan lebih sulit.

"Cobalah untuk menjaga asupan kafein seminimal mungkin dalam 6 jam sebelum tidur dan pastikan Anda sudah siap untuk tidur satu jam sebelumnya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasur Juga Pengaruh ke Kualitas Tidur, Ini Alasannya

Kasur Juga Pengaruh ke Kualitas Tidur, Ini Alasannya

Health | Jum'at, 31 Desember 2021 | 20:36 WIB

Tak Cuma Lebih Nyaman, Ini 7 Manfaat Pakai Baju Tidur di Malam Hari

Tak Cuma Lebih Nyaman, Ini 7 Manfaat Pakai Baju Tidur di Malam Hari

Lifestyle | Kamis, 30 Desember 2021 | 19:21 WIB

5 Tips yang Bisa Dilakukan Ibu Rumah Tangga saat Si Kecil Tidur Siang

5 Tips yang Bisa Dilakukan Ibu Rumah Tangga saat Si Kecil Tidur Siang

Your Say | Kamis, 30 Desember 2021 | 12:44 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB