Array

Anak Bungsu Fenita Arie Sakit, Ini Bedanya Infeksi Bakteri dan Infeksi Virus!

Selasa, 04 Januari 2022 | 10:00 WIB
Anak Bungsu Fenita Arie Sakit, Ini Bedanya Infeksi Bakteri dan Infeksi Virus!
Fenita Arie bersama anak bungsunya, Mizbareta Yusuf Attallah. [Instagram]

Suara.com - Fenita Arie dan Arie Untung mengaku panik ketika anak bungsunya, Athalla terkena infeksi bakteri. Sebab, Athalla sempat mengeluhkan sakit perut dan muntah-muntah tanpa henti.

Fenita Arie dan suaminya pun segera membawa Athalla dengan IGD dini hari, lantaran anaknya sudah terlihat pucat akibat muntah terus-menerus.

"Kasihannya lagi muntahnya enggak berhenti-henti. Sampai dia sudah enggak bisa ngeluarin apapun lagi, tinggal cairan-cairan aja. Dia haus aku kasih minum muntah lagi, mukanya pucet banget tangan kakinya dingin, akhirnya ke IGD jam 3 pagi," ujar Fenita Arie dalam YouTube Cerita Untungs yang diunggah Minggu (2/1/2022).

Infeksi bakteri tentu berbeda dengan infeksi virus. Bakteri bisa hidup di berbagai jenis lingkungan, termasuk di dalam tubuh manusia.

Bakteri jahat yang bisa menyebabakn penyakit pada tubuh manusia disebut patogen. Berikut ini dilansir dari Alodokter, beberapa penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri patogen.

Arie Untung bersama istri, Fenita Arie [YouTube Untungs]
Arie Untung bersama istri, Fenita Arie [YouTube Untungs]
  1. Radang tenggorokan
  2. Infeksi saluran kemih (ISK)
  3. Gonore
  4. Klamidia
  5. Sifilis
  6. Kolera
  7. Tetanus
  8. Tuberkulosis (TBC)
  9. Pneumonia
  10. Sepsis

Tapi dilansir dari Alodokter, tidak semua bakteri berbahaya. Karena, ada beberapa jenis bakteri yang memang hidup di dalam tubuh manusia secara normal.

Bakteri itu berperan melindungi tubuh dari bakteri patogen, yang disebut flora normal.

Salah satu perbedaan infeksi virus dan infeksi bakteri adalah pengobatannya. Infeksi bakteri biasanya diobati dengan cara pemberian antibiotik.

Sedangkan, obat antibiotik tidak cukup untuk mengobati infeksi virus. Antibiotik bekerja dengan cara menghambat proses perkembangan dan metabolisme bakteri di dalam tubuh manusia.

Baca Juga: Cegah Omicron, Penjagaan Pintu Masuk Lampung Diperketat

Namun, Anda juga perlu tahu bahwa antibiotik tidak selalu efektif membunuh bakteri. Karena, bakteri memiliki kemampuan beradaptasi yang cepat.

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat malah membuat bakteri lebih kebal atau resisten terhadap antibiotik tersebut. Sehingga, antibiotik tidak lagi efektif mengobati infeksi bakteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI