Viral Video Ibu Diduga Siksa Anak saat Live FB, Benarkah Kekerasan Membuat Anak Agresif?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 06 Januari 2022 | 15:19 WIB
Viral Video Ibu Diduga Siksa Anak saat Live FB, Benarkah Kekerasan Membuat Anak Agresif?
Viral video perempuan diduga menyiksa anaknya (Youtube/Pratiwi Noviyhanti)

Suara.com - Baru-baru ini, viral di media sosial potongan video seorang wanita diduga menganiaya anaknya ketika berjualan secara live di Facebook.

Dalam video itu, saat tengah berjualan terdengar suara tangisan seorang anak. Wanita yang bernama Ike Nency Dian Handayani itu lantas memanggil suaminya dan memberi tahu bahwa hidung anaknya berdarah.

"Yah (ayah) berdarah yah, berdarah noh," kata wanita itu dalam video.

Pratiwi Noviyhanti, seorang pemerhati ODGJ (Orang Dengan Gangguan Kejiwaan) pun akhirnya turun tangan menyambangi kediaman perempuan yang berada dalam video viral tersebut.

Pratiwi menyambangi kediaman perempuan itu setelah mendapatkan banyak laporan dari warganet, salah satunya perempuan itu melakukan eksploitasi anak.

Video perempuan diduga menyiksa anaknya saat live (Youtube/Pratiwi Noviyhanti)
Video perempuan diduga menyiksa anaknya saat live (Youtube/Pratiwi Noviyanthi)

"Malam jam 11, aku mendapat info kalau dia (anak) masih suka disuruh live. Sedangkan, dia harus sekolah mungkin atau harus belajar. Lalu, anaknya yang 1,5 tahun sering dipukulin," kata Novi ketika berbicara dengan seorang wanita yang menemaninya menyambangi rumah Ike, demikian mengutip dari chanel YouTube Pratiwi Noviyanthi.

Perempuan itu juga berpendapat bahwa perlakuan Ike terhadap anak-anaknya yang berjumlah 4 orang sudah terlihat. Ia bercerita bahwa anak pertama Ike juga terlihat memiliki perilaku agresif terhadap lingkungan sekitar.

"Ini sudah terlihat dampaknya. Karena, anaknya sekarang juga agresif, suka minta (uang) sama orang-orang yang lebih tua," jelas perempuan yang mendampingi Pratiwi.

Perilaku agresif juga dikenal dengan istilah agresi. Ada banyak masalah mendasar yang bisa membuat anak-anak berperilaku agresif.

baca juga

Perilaku agresif yang dilakukan oleh anak bisa berupa fisik maupun verbal. Agresi fisik seperti memukul, mendorong, menendang, dan kekerasan lainnya. Sedangkan untuk agresi verbal seperti menghina, berteriak keras, berbicara kotor, dan lainnya.

Dilansir dari Child Mind Institute, perilaku agresi pada anak-anak ini sangat polimorfik, kesamaan untuk sejumlah kondisi kejiwaan, masalah medis, dan keadaan kehidupan yang berbeda.

Berikut ini, beberapa faktor yang bisa menyebabkan anak memiliki perilaku agresif.

1. Gangguan mood

Anak-anak yang mengidap bipolar seringkali menjadi sangat agresif. Mereka kehilangan kendali diri sehingga menjadi lebih impulsif.

Di sisi lain, mereka juga lebih mudah tersinggung dan terkadang lekas marah hingga menyerang orang lain, meskipun agresi jarang terjadi.

2. Psikosis

Psikosis juga mungkin menyebabkan anak-anak lebih agresif. Misalnya, anak-anak dengan skizofrenia sering merespons rangsangan internal yang dapat mengganggu. Kadang-kadang, anak-anak dengan skizofrenia menjadi tidak percaya atau paranoid sehingga menyerang orang lain, karena ketakutannya sendiri.

3. Frustasi

Anak-anak yang memiliki masalah dengan kognisi atau komunikasi juga cenderung lebih agresif. Saat anak-anak dengan kondisi ini menjadi agresif, mereka sering kesulitan mengatasi kecemasan atau frustrasi karena tidak bisa mengungkapkan perasaannya ke orang lain

4. Impulsivitas

Pada anak-anak dengan ADHD, impulsif dan pengambilan keputusan yang buruk dapat menyebabkan perilaku agresif. Anak-anak ini sering tidak mempertimbangkan konsekuensi dari tindakan mereka, yang mungkin terlihat tidak berperasaan atau jahat.

5. Trauma

Adda kalanya agresi pada anak-anak atau remaja dipicu oleh stresor dalam situasi mereka dan tidak mewakili penyakit emosional yang mendasarinya. Perilaku agresi yang lebih sering terjadi pada anak bisa disebabkan oleh masalah emosional yang sedang berkembang dan membuat trauma.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PPPA Akui Marak Kasus Kekerasan Anak Lewat Beragam Motif dan Modus

Menteri PPPA Akui Marak Kasus Kekerasan Anak Lewat Beragam Motif dan Modus

News | Senin, 13 Desember 2021 | 12:49 WIB

Kasus Kekerasan Anak di Kota Malang Meningkat dalam Setahun Ini

Kasus Kekerasan Anak di Kota Malang Meningkat dalam Setahun Ini

Malang | Selasa, 30 November 2021 | 09:20 WIB

Kondisi Terkini Korban Pencabulan dan Kekerasan Anak di Malang

Kondisi Terkini Korban Pencabulan dan Kekerasan Anak di Malang

Malang | Senin, 29 November 2021 | 19:40 WIB

Terkini

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 20:39 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Video | Selasa, 15 September 2026 | 20:35 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

×