Studi: Polusi Udara Akibat Arus Lalu Lintas Menyebabkan Kenaikan Kasus Asma pada Anak-Anak

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 06 Januari 2022 | 18:50 WIB
Studi: Polusi Udara Akibat Arus Lalu Lintas Menyebabkan Kenaikan Kasus Asma pada Anak-Anak
Ilustrasi anak penderita asma. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru yang terbit Rabu (5/1/2022) di The Lancet menemukan hampir dua juta kasus baru asma pada anak setiap tahunnya disebabkan oleh polusi udara akibat arus lalu lintas. Ini adalah masalah sangat penting di kota-kota besar di seluruh dunia.

"Studi kami menemukan bahwa nitrogen dioksida (NO2) membuat anak-anak berisiko terkena asma dan masalah ini termasuk aku di daerah perkotaan,” penulis studi Susan Anenberg, dilansir Medical Xpress.

Menurutnya, temuan ini membuktikan bahwa udara bersih merupakan bagian penting untuk menjaga kesehatan anak-anak.

Nitrogen dioksida merupakan polutan yang berasal dari emisi kendaraan knalpot, pembangkit listrik, dan lokasi industri.

Dalam penelitian ini, peneliti mempelajari konsentrasi nitrogen dioksida di tanah, dan melacak kasus baru asma pada anak-anak dari tahun 2000 hingga 2019.

Warga Delhi melewati jalanan di tengah pekatnya asap akibat polusi udara. Ibu Kota India itu meliburkan sekolah serta kampus pada Selasa (16/11/2021) setelah indeks kualitas udara melonjak ke level beracun. [AFP/Money Sharma]
Ilustrasi polusi udara  [AFP/Money Sharma]

Berikut adalah beberapa temuan utama dari penelitian ini:

  • Dari perkiraan 1,85 juta kasus asma baru pada anak-anak terkait NO2 pada tahun 2019 secara global, dua pertiga terjadi di daerah perkotaan.
  • Fraksi kasus baru asma di daerah perkotaan turun baru-baru ini, mungkin karena peraturan udara bersih yang lebih ketat, yang diberlakukan oleh negara-negara berpenghasilan tinggi.
  • Meski ada peningkatan kualitas udara di Eropa dan AS, tetap ada peningkatan udara kotor (terutama polusi NO2) di Asia Selatan, Afrika Sub-Sahara, dan Timur Tengah.
  • Kasus asma pada anak-anak terkait NO2 mewakili beban kesehatan masyarakat yang besar untuk Asia Selatan dan Afrika Sub-Sahara.

Riset sebelumnya oleh para peneliti GW juga menemukan bahwa nitrogen dioksida dikaitkan dengan 13% beban asma pada anak-anak global dan hingga 50% dari kasus asma di 250 kota terpadat di dunia.

Secara keseluruhan, fraksi kasus asma anak-anak terkait NO2 menurun dari 20% pada 2000 menjadi 16% pada 2019.

Kabar baik ini berarti udara yang lebih bersih di Eropa dan sebagian AS telah menghasilkan manfaat kesehatan yang besar bagi anak-anak.

baca juga

Meski begitu, sangat perlu dilakukan usaha untuk mengekang emosi berbahaya dari kendaraan dan sumber lain penghasil NO2, baik negara berpenghasilan tinggi maupun di negara lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Bawang Lanang, Bisa Obati Asma hingga Asam Urat

Manfaat Bawang Lanang, Bisa Obati Asma hingga Asam Urat

Jogja | Senin, 20 Desember 2021 | 12:10 WIB

Konsumsi Glukokortikoid sebagai Obat Asma Dapat Memicu Osteoporosis, Kenapa?

Konsumsi Glukokortikoid sebagai Obat Asma Dapat Memicu Osteoporosis, Kenapa?

Your Say | Senin, 20 Desember 2021 | 11:15 WIB

Penyakit Asma Ternyata Bisa Melindungi dari Tumor Otak, Kok Bisa?

Penyakit Asma Ternyata Bisa Melindungi dari Tumor Otak, Kok Bisa?

Health | Selasa, 14 Desember 2021 | 20:11 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×