Studi: Operasi Katarak Mengurangi Demensia dan Alzheimer pada Lansia

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 08 Januari 2022 | 17:30 WIB
Studi: Operasi Katarak Mengurangi Demensia dan Alzheimer pada Lansia
Operasi katarak [shutterstock]

Suara.com - Tujuan operasi katarak adalah untuk membalikkan penurunan penghilatan seiring bertambahnya usia. Masalah mata ini juga menjadi gangguan penglihatan tertinggi di Indonesia, yakni sebesar 81%, menurut Kementrian Kesehatan (Kemenkes).

Katarak merupakan area abu-abu yang berkembang di lensa mata seseorang, seiring bertambahnya usia. Kondisi ini menyebabkan warna memudar dan penglihatan menjadi lebih kabur.

Operasi katarak, yakni mengganti lensa keruh ini dengan lensa buatan dapat memperbaiki penglihatan penderita.

Terkait hal ini, sebuah studi asosiasi baru menekankan manfaat tambahan dari operasi katarak terhadap kesehatan pasien, yakni mengurangi risiko demensia.

Meski terdengar aneh, gangguan sensorik dan hilangnya kemampuan penglihatan diketahui memengaruhi fungsi kognitif orang lanjut usia (lansia).

Operasi katarak gratis di Rumah Sakit Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (29/7).
Operasi katarak gratis di Rumah Sakit Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (29/7).

Jadi, peneliti dari University of Washington berhidpotesis bahwa lansia penderita katarak yang menjalani operasi mungkin memiliki risiko kecil terkena demensia, lapor Science Alert.

Untuk menguji hipotesis mereka, peneliti menganalisis data 3.038 peserta bebas demensia di atas usia 65 tahun yang menderita katarak. Dari peserta tersebut, sebanyak 853 mengembangkan demensia, 709 di antaranya adalah penyakit Alzheimer.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang menjalani operasi katarak hampir 30% berisiko kecil mengembangkan demensia, bahkan untuk 10 tahun ke depan. Hal itu juga berlaku untuk penyakit Alzheimer.

"Hasil ini konsisten dengan gagasan bahwa input sensorik ke otak penting untuk kesehatan otak," kata rekan penulis studi Eric Larson.

baca juga

Ada banyak alasan potensial mengapa ini bisa terjadi. Misalnya, menderita katarak dapat menyebabkan kesulitan bersosialisasi, sehingga penderita menarik diri dari lingkungan sosialnya.

Pada akhirnya, masalah ini akan mengurangi aktivitas dan olahraga mereka, yang semuanya berhubungan dengan penurunan kognitif.

Atau, cara katarak merusak penglihatan dapat menyebabkan perubahan spesifik di otak, mempercepat beberapa mekanisme yang menyebabkan neuron bekerja kurang efisien dan menyebabkan peningkatan masalah kognitif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mata Merah Usai Operasi Katarak, Normalkah?

Mata Merah Usai Operasi Katarak, Normalkah?

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 15:19 WIB

5 Cara Mencegah Katarak Pada Mata, Lakukan Langkah Ini Sebelum Terlambat!

5 Cara Mencegah Katarak Pada Mata, Lakukan Langkah Ini Sebelum Terlambat!

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 21:20 WIB

Katarak Masih Jadi Gangguan Penglihatan Penyebab Kebutaan Terbesar di Indonesia

Katarak Masih Jadi Gangguan Penglihatan Penyebab Kebutaan Terbesar di Indonesia

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:17 WIB

Terkini

Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis

Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis

Jabar | Jum'at, 11 September 2026 | 19:50 WIB

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:47 WIB

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Sport | Jum'at, 11 September 2026 | 19:45 WIB

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:34 WIB

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 19:30 WIB

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Jadi Ibu Baru, Shenina Cinnamon Nikmati Setiap Momen hingga Urusan Popok Si Kecil

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 19:28 WIB

Polisi Bongkar Fakta Penemuan Pelampung Di Anyer, Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis Yang Hilang

Polisi Bongkar Fakta Penemuan Pelampung Di Anyer, Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis Yang Hilang

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:24 WIB

Mulai Januari 2027, Warga Bisa Daftar Sendiri untuk Dapat Bansos

Mulai Januari 2027, Warga Bisa Daftar Sendiri untuk Dapat Bansos

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 19:23 WIB

×