5 Kesalahan Pola Asuh Pada Anak, Awas Dampaknya Sampai Dewasa

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 09 Januari 2022 | 17:15 WIB
5 Kesalahan Pola Asuh Pada Anak, Awas Dampaknya Sampai Dewasa
Ilustrasi Pola Asuh Salah. (freepik.com/master1305)

Suara.com - Pola asuh yang dilakukan orangtua akan sangat berpengaruh terhadap perilaku anak. Sebenarnya tak ada aturan pasti seperti apa pola asuh anak yang buruk dan baik. 

Ada beberapa hal yang pasti akan dianggap buruk oleh setiap orang tua atau juga sebaliknya. Tergantung dari kondisi keluarga hingga zaman yang terjadi.

Namun, ada tanda yang bisa diperhatikan dari anak akibat dampak dari pola asuh yang kurang baik. Misalnya, ketika anak-anak mencoba melarikan diri dari orangtua bisa jadi termasuk dampak dari cara mengasuh yang salah.

Dikutip dari Times of India, berikut 7 dampak dari pola pengasuhan anak yang salah.

1. Terlalu Mengekang atau Terlalu Bebas

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Terlalu mengekang atau membebaskannya, sama-sama bisa berdampak buruk bagi anak. Menerapkan pola disiplin yang ketat akan memperlebar jarak komunikasi antara orangtua dengan anak. Terlalu membebaskan anak melakukan apa pun juga berisiko membuatnya berperilaku seenaknya atau tidak bertanggungjawab. 

Bagaimanapun ikatan orang tua akan terlepas dari anak-anak. Oleh karena itu, setiap orang tua harus memahami cara terbaik untuk menangani anak-anak.

2. Memberi Hukuman Fisik

Menurut American Academy of Pediatrics, mengajarkan pola disiplin tapi dengan cara kasar, seperti berteriak dan memukul, menjadi cara yang sangat buruk. Penelitian menunjukkan bahwa cara itu punya efek negatif jangka panjang. Anak-anak yang terkena hukuman seperti itu cenderung mengembangkan perilaku agresif ketika tumbuh dewasa.

baca juga

3. Plin Plan

Jika orangtua telah membuat aturan di dalam rumah, sebaiknya jangan sekalipun melanggarnya di depan anak. Ketidakkonsistenan orangtua terhadap aturan, janji, dan komitmen akan menuoar pada anak dan dijadikan alasan untuk mengikuti kebiasaan itu. 

Tetapi, jika pada akhirnya aturan dilanggar juga, bersikap adil dengan menetapkan konsekuensi untuk itu. Berikan contoh di depan anak tentang mengapa aturan tidak boleh dilanggar.

4. Tidak Berhati-hati dengan Suasana Hati

Menjadi orangtua adalah fase terberat dalam hidup seseorang. Sementara di satu sisi menjadi orang tua menuntut semua energi dan kerja keras, di sisi lain juga dituntut untuk menjadi panutan bagi anak. Kontrol emosi secara baik setiap kali berada di deoan anak. Jika merasa kesal, pastikan tidak melampiaskan rasa frustrasi di hadapan anak.

5. Larang Berinteraksi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Dampak Buruk Anak Nonton Konten Spirit Doll atau Boneka Arwah

Daftar Dampak Buruk Anak Nonton Konten Spirit Doll atau Boneka Arwah

Jabar | Minggu, 09 Januari 2022 | 15:04 WIB

Kepala Dusun Perkosa Siswi SMA Terancam 15 Tahun Penjara

Kepala Dusun Perkosa Siswi SMA Terancam 15 Tahun Penjara

Sumut | Minggu, 09 Januari 2022 | 13:31 WIB

4 Cara Menemukan Bakat Anak, Jangan Diabaikan!

4 Cara Menemukan Bakat Anak, Jangan Diabaikan!

Your Say | Minggu, 09 Januari 2022 | 13:20 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×