Ahli Sebut Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Tak Diperlukan, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 09 Januari 2022 | 17:26 WIB
Ahli Sebut Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Tak Diperlukan, Ini Sebabnya!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels)

Suara.com - Munculnya berbagai varian virus corona, beredar rumor bahwa vaksin Covid-19 dosis keempat dibutuhkan untuk lebih melindungi diri dari virus corona Covid-19.

Tapi, Chris Whitty dan Sir Patrick Vallance, seorang perdana menteri dan penasihat Covid-19, menunjukkan vaksin Covid-19 dosis ketiga sudah sangat efektif mencegah virus corona Covid-19 varian Omicron.

Suntikan booster vaksin Covid-19 dosis ketiga ini bisa memberikan kekebalan yang efektif mencegah infeksi virus corona Covid-19 hingga 80 persen.

Karena itu, mereka berpendapat bahwa orang-orang tidak perlu mendapatkan dosis keempat vaksin Covid-19.

Dr Quinton Fivelman, PhD, Chief Scientific Officer di London Medical Laboratory, mengatakan varian Omicron bisa menjadi varian virus corona Covid-19 terakhir.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Ia menemukan bukti yang menunjukkan varian Omicron ini tidak terlalu parah seperti varian Delta sebelumnya.

Karena varian Omicron lebih cepat menyebar, hal ini justru akan membuatnya lebih cepat berlalu atau hilang dengan sendiri.

"Varian Omicron terbukti sangat menular di Afrika Seltan sehingga banyak dari populassi sebelumnya yang tidak vaksinasi telah terinfeksi," kata Dr Fivelman dikutip dari Express.

Tapi, nampaknya kasus varian Omicron sudah mencapai puncaknya dan menurun di Afrika Selatan. Kabar baiknya, respons imun orang yang pernah terinfeksi varian Omicron justru meningkatkan perlindungannya terhadap varian Delta lebih dari 4 kali lipat.

baca juga

Artinya, varian Omicron yang memicu gejala lebih ringan akan lebih cepat menggantinkan varian Delta, yang kurang menular tetapi berisiko menyebabkan infeksi parah.

Sementara, para ahli percaya bahwa semua virus bisa memberikan kekebalan alami yang cepat menurun, termasuk varian Omicron.

Dr Luis Ostrosky, kepala penyakit menular di Pusat Ilmu Kesehatan Universitas Texas di Houston, mengatakan bahwa antibodi mulai menurun dalam beberapa bulan.

Dr Ostrosky mengatakan infeksi varian Omicron juga tidak akan menjamin perlindungan terhadap varian virus corona lainnya di masa depan.

Meskipun varian Omicron lebih ringan gejalanya, varian virus corona ini bisa menyebabakn rawat inap, kematian dan penyakit parah.

Dr Laolu Fayanju, direktur regional untuk Oak Street Health yang berbasis di Ohio, mengeluarkan peringatan bagi mereka yang belum vaksinasi.

Meskipun vaksin Covid-19 tidak membuat seseorang kebal sepenuhnya. Vaksin Covid-19 memberikan perlindungan yang lebih efektif dan tahan lama.

Artinya, orang yang divaksin akan mengalami efek infeksi virus corona yang berbeda dengan orang yang tidak vaksinasi.

Dr Fivelman pun berpendapat bahwa vaksin Covid-19 dosis keempat mungkin saja diperlukan hanya untuk orang yang rentan, bukan untuk semua orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli: Tak Sampai 2 Tahun, Varian Omicron Ubah 3 Gejala Utama Virus Corona

Ahli: Tak Sampai 2 Tahun, Varian Omicron Ubah 3 Gejala Utama Virus Corona

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 15:09 WIB

Suntik Vaksin Covid-19 Perpanjang Siklus Menstruasi, Ini Temuan Peneliti!

Suntik Vaksin Covid-19 Perpanjang Siklus Menstruasi, Ini Temuan Peneliti!

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 14:03 WIB

Sebelum Terima Booster, Masyarakat Diimbau Lengkapi Vaksin COVID-19

Sebelum Terima Booster, Masyarakat Diimbau Lengkapi Vaksin COVID-19

Jawa Tengah | Minggu, 09 Januari 2022 | 14:00 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×