Tinggi Badan Anak Bisa Diprediksi Sejak Bayi, Ini Dua Cara Menghitungnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 10 Januari 2022 | 15:21 WIB
Tinggi Badan Anak Bisa Diprediksi Sejak Bayi, Ini Dua Cara Menghitungnya!
Ilustrasi tinggi badan. (Envato Elements)

Suara.com - Tinggi badan seseorang memainkan peran penting dalam penampilannya. Seberapa tinggi tubuh Anda juga dipengaruhi oleh tumbuh kembang semasa anak-anak.

Sebagian besar tinggi badan seseorang dipengaruhi secara genetik dan dipengaruhi oleh diet serta latihan fisik.

Selain itu dilansir dari Times of India, ada cacat fisik, keterbatasan dan penyakit yang bisa mempengaruhi tinggi badan seseorang.

Bahkan, gangguan hormonal juga bisa mempengaruhi kemampuan kelenjar pituitari untuk memproduksi hormon pertumbuhan yang dapat menyebabkan pertumbuhan terhambat.

Dengan tidak adanya kelainan ini, gambaran kasar tentang tinggi badan seseorang dapat ditentukan dengan menggunakan tinggi badan orang tuanya. Ada beberapa cara untuk memprediksi tinggi badan anak-anak.

Ilustrasi tinggi badan anak. (Envato Elements)
Ilustrasi tinggi badan anak. (Envato Elements)

1. Menggabungkan tinggi badan ibu dan ayah

Anda bisa memprediksi tinggi badan anak dengan cara menambahkan tinggi badan ibu dan ayahnya. Pastikan ukuran tinggi badan keduanya menggunakan satuan pengukuran yang sama, baik dalam inci atau sentimeter.

Kemudian, tambahkan 5 inci untuk memperkirakan tinggi badan anak Anda. Jika Anda memperkirakan tinggi badan anak perempuan, Anda bisa mengurangi 5 inci dari jumlah tinggi badan kedua orangtuanya. Lalu, hasilnya dibagi dengan dua.

2. Ukur tinggi badan anak semasa kecil

Metode lain yang populer untuk memperkirakan tinggi badan seorang anak adalah menggandakan pengukuran tinggi badan anak perempuan pada usia 18 bulan. Cara ini bisa membrikan gambaran kasar mengenai tinggi badan yang bisa dicapai anak.

Pada anak laki-laki, Anda bisa menggandakan tinggi badan yang bisa mereka capai pada usia 2 tahun.

Tapi, ingatlah bahwa tinggi badan bisa dipengaruhi oleh gen sehingga membandingkan tinggi badan anak dengan anak orang lain bukanlah hal yang tepat.

Membandingkan tinggi badan anak dengan anak orang lain justru tidak baik bagi mental mereka. Anda harus ingat bahwa setiap anak tumbuh dengan kecepatannya sendiri dan unik secara fisik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Menemukan Awal Mula Kanker Ovarium Berkembang pada Wanita Berisiko Tinggi

Ilmuwan Menemukan Awal Mula Kanker Ovarium Berkembang pada Wanita Berisiko Tinggi

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 17:24 WIB

Benarkah Olahraga Bola Basket Bisa Bantu Menambah Tinggi Badan?

Benarkah Olahraga Bola Basket Bisa Bantu Menambah Tinggi Badan?

Health | Sabtu, 18 Desember 2021 | 16:26 WIB

Stunting: Tinggi Badan Pendek dari Anak Seusianya, Pertanda Kurang Gizi?

Stunting: Tinggi Badan Pendek dari Anak Seusianya, Pertanda Kurang Gizi?

Your Say | Kamis, 02 Desember 2021 | 20:34 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB