Sistem Kekebalan dari Flu juga Dapat Melindungi dari Covid-19, Kok Bisa?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 11 Januari 2022 | 10:15 WIB
Sistem Kekebalan dari Flu juga Dapat Melindungi dari Covid-19, Kok Bisa?
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Sebuah studi skala kecil yang terbit dalam jurnal Nature Communications menunjukkan bahwa antibodi flu biasa juga dapat melindungi terhadap Covid-19.

Studi ini melibatkan 52 orang yang tinggal bersama penderita Covid-19, lapor BBC.

Menurut riset, mereka yang sudah mengembangkan 'bank memori' sel kekebalan terhadap flu tampaknya lebih kecil kemungkinannya terkena Covid-19.

Meski begitu, para peneliti tidak menyarankan untuk bergantung pada antibodi flu ini. Sehingga harus tetap mendapat vaksin Covid-19.

Namun, peneliti percaya bahwa temuan mereka dapat memberi pengetahuan yang berguna tentang bagaimana sistem pertahanan tubuh melawan virus.

Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)
Sel T, sistem kekebalan tubuh (Pixabay)

Covid-19 disebabkan oleh SARS-CoV-2, masih dalam keluarga virus corona. Begitu pun flu, yang disebabkan oleh jenis lainnya.

Tetapi para ahli memperingatkan bahwa akan menjadi masalah besar jika berpikir siapa saja yang baru menderita flu secara otomatis akan terlindung dari Covid-19. Sebab, tidak semua flu disebabkan oleh virus corona.

Dalam studi ini, tim peneliti dari Imperial College London memfokuskan riset mereka pada bagian penting dari sistem kekebalan, yakni sel T.

Beberapa sel T akan membunuh sel yang terinfeksi virus, sementara yang lainnya tetap berada di dalam tubuh sebagai 'kekebalan memori'. Sehingga ketika tubuh terinfeksi patogen yang sama, sistem kekebalan akan langsung melawannya.

"Belajar dari apa yang dilakukan tubuh dengan benar dapat membantu menginformasikan desain vaksin baru," jelas penulis senior studi Ajit Lalvani.

Vaksin saat ini secara khusus menargetkan protein lonjakan yang berada di bagian permukaan virus, tetapi protein lonjakan tersebut dapat berubah seiring virus bermutasi.

Tetapi sel-T tubuh menargetkan protein virus internal, yang tidak banyak berubah dari varian ke varian, yang berarti vaksin yang memanfaatkan kerja sel-T dapat memberikan perlindungan lebih luas dan tahan lama, tandas Lalvani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Virus Corona Perburuk Kesehatan Tulang Anak, Ini Saran Ahli!

Pandemi Virus Corona Perburuk Kesehatan Tulang Anak, Ini Saran Ahli!

Health | Senin, 10 Januari 2022 | 13:57 WIB

Perbanyak Makan Protein Bisa Cegah Virus Corona Covid-19, Ini Panduannya!

Perbanyak Makan Protein Bisa Cegah Virus Corona Covid-19, Ini Panduannya!

Health | Senin, 10 Januari 2022 | 11:26 WIB

Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Ahli: Masker Kain Tidak Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 20:47 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB