Momen Bersejarah, Dokter Transplantasi Jantung Babi ke Manusia

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 11 Januari 2022 | 12:59 WIB
Momen Bersejarah, Dokter Transplantasi Jantung Babi ke Manusia
Ilustrasi babi. (shutterstock)

Suara.com - Momen bersejarah berhasil kembali diukir oleh dokter di dunia medis. Dilansir dari The Guardian, dokter di Maryland telah mentransplantasikan jantung babi yang dimodifikasi secara genetik ke pasien manusia.

Para dokter di pusat medis Universitas Maryland mengatakan bahwa pasien dalam keadaan baik-baik saja tiga hari setelah operasi yang sangat eksperimental. Meski demikian terlalu dini untuk mengetahui apakah operasi itu berhasil.

Tapi, transplantasi itu menandai langkah dalam pencarian selama beberapa dekade untuk suatu hari nanti menggunakan organ hewan untuk operasi penyelamatan jiwa.

Dokter mengatakan transplantasi menunjukkan bahwa jantung dari hewan yang dimodifikasi secara genetik dapat berfungsi dalam tubuh manusia tanpa penolakan langsung.

Ilustrasi operasi. (Pixabay)
Ilustrasi operasi. (Pixabay)

Pasien, David Bennett, 57, seorang tukang, tahu tidak ada jaminan percobaan akan berhasil. Tetapi dia dalam kondisi sekarat, tidak memenuhi syarat untuk transplantasi jantung manusia dan tidak punya pilihan lain.

Pada hari Senin, Bennett bernapas sendiri saat masih terhubung ke mesin jantung-paru untuk membantu jantung barunya. Beberapa minggu ke depan akan menjadi masa kritis karena Bennett pulih dari operasi dan dokter dengan hati-hati memantau bagaimana kondisi jantungnya.

Sebagai informasi, Amerika Serikat sendiri kekurangan besar organ manusia yang disumbangkan untuk transplantasi. Hal itu mendorong para ilmuwan untuk mencoba mencari cara untuk menggunakan organ hewan sebagai gantinya.

Tahun lalu, ada lebih dari 3.800 transplantasi jantung di AS, sebuah rekor jumlah, menurut United Network for Organ Sharing (Unos), yang mengawasi sistem transplantasi negara.

“Jika ini berhasil, akan ada persediaan organ yang tak ada habisnya untuk pasien yang menderita,” kata Dr Muhammad Mohiuddin, direktur ilmiah program transplantasi hewan ke manusia di universitas tersebut.

baca juga

Tetapi upaya sebelumnya pada transplantasi semacam itu – atau xenotransplantasi – telah gagal, terutama karena tubuh pasien dengan cepat menolak organ hewan tersebut. Khususnya, pada tahun 1984, Baby Fae, bayi yang sekarat, hidup 21 hari dengan hati babon.

Ahli bedah Maryland mengatakan perbedaan kali ini adalah bahwa mereka telah menggunakan jantung dari babi yang telah menjalani modifikasi gen untuk menghilangkan gula dalam selnya yang bertanggung jawab atas penolakan organ yang sangat cepat itu.

“Saya pikir Anda dapat menggolongkannya sebagai peristiwa yang menentukan,” kata Dr David Klassen, kepala petugas medis Unos, tentang transplantasi Maryland.

Namun, Klassen memperingatkan bahwa ini hanya langkah tentatif pertama untuk mengeksplorasi apakah kali ini, xenotransplantasi akhirnya bisa berhasil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operasi Transplantasi Jantung Babi ke Manusia Sukses, Kondisi Pasien Stabil

Operasi Transplantasi Jantung Babi ke Manusia Sukses, Kondisi Pasien Stabil

Riau | Selasa, 11 Januari 2022 | 12:27 WIB

Pasien di AS Berhasil Ditransplantasi Menggunakan Jantung Babi

Pasien di AS Berhasil Ditransplantasi Menggunakan Jantung Babi

Batam | Selasa, 11 Januari 2022 | 11:50 WIB

Dituding Tutupi Wabah Demam Babi Afrika, Thailand Membantah

Dituding Tutupi Wabah Demam Babi Afrika, Thailand Membantah

Jogja | Selasa, 11 Januari 2022 | 11:24 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

×