Pria Ini Jadi Penerima Transplantasi Jantung Babi, Pertama di Dunia!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 11 Januari 2022 | 19:55 WIB
Pria Ini Jadi Penerima Transplantasi Jantung Babi, Pertama di Dunia!
Ilustrasi babi. (shutterstock)

Suara.com - Seorang pria berhasil menjalani transplantasi jantung babi pertama kalinya. Menurut University of Maryland, keberhasilan transplantasi jantung babi untuk manusia ini bisa menjadi solusi baru di tengah hambatan sistem donor.

Pusat Medis Universitas Maryland, mengatakan bahwa pria bernama David Bennett tersebut mendapatkan transplantasi jantung dari babi yang dimodifikasi secara genetik.

Bennet yang sebelumnya didiagnosis idak memenuhi syarat untuk transplantasi jantung konvensional, telah dirawat di rumah sakit selama enam minggu dengan aritmia yang mengancam jiwa dan membutuhkan bantuan bypass jantung-paru.

Dr Bartley Griffith, dokter yang menangani Bennet mengatakan transplantasi jantung babi ini sebagai operasi terobosan.

"Kami tidak memiliki pendonor jantung manusia dan daftar pasien yang membutuhkan donor jantung manusia juga cukup panjang," kata Bartley Griffith dikutip dari NBC News.

Ilustrasi babi. [PIxabay/Roy Buri]
Ilustrasi babi. [PIxabay/Roy Buri]

Karena itu, Bartley Griffith memutuskan untuk memberikan pilihan lain berupa transplantasi jantung babi untuk Bennet yang pertama kalinya di dunia.

Griffith dan Dr. Muhammad M. Mohiuddin, profesor bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, menghabiskan lima tahun menyempurnakan teknik transplantasi jantung babi ke penerima bukan manusia.

Tapi, kondisi Bennet akan terus dipantau dalam beberapa minggu mendatang. Meski begitu, kondisi Bennet nampaknya baik-baik saja setelah 3 hari menjalani operasi transplantasi jantung babi.

Menurut Harvard University Medical School, jaringan babi dan sapi telah berhasil digunakan untuk penggantian katup. Katup tersebut biasanya bertahan sekitar 15 tahun dan tidak memerlukan obat anti-pembekuan darah dibandingkan dengan katup mekanis yang bertahan seumur hidup.

Tahun lalu, para ilmuwan di Universitas New York Langone Health dapat melakukan transplantasi ginjal babi ke seorang wanita yang meninggal dunia.

Xenotransplantasi adalah istilah yang digunakan untuk transplantasi dari spesies bukan manusia ke manusia.

Metode transplantasi ini telah diteliti seiring dengan meningkatnya permintaan untuk penggantian organ.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Langkah Cegah Penyebaran Virus Corona Covid-19 di Sekolah

7 Langkah Cegah Penyebaran Virus Corona Covid-19 di Sekolah

Health | Selasa, 11 Januari 2022 | 16:45 WIB

Peneliti: Vaksin Non-Covid Dapat Mengurangi Beban Pandemi Virus Corona dan Rumah Sakit

Peneliti: Vaksin Non-Covid Dapat Mengurangi Beban Pandemi Virus Corona dan Rumah Sakit

Health | Selasa, 11 Januari 2022 | 16:04 WIB

Lindungi Anak-anak dari Virus Corona Covid-19, Ikuti Panduan Ini!

Lindungi Anak-anak dari Virus Corona Covid-19, Ikuti Panduan Ini!

Health | Selasa, 11 Januari 2022 | 15:53 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB