Seberapa Parah Virus Corona Covid-19 pada Anak 2 Tahun? Waspadai Gejalanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 12 Januari 2022 | 16:31 WIB
Seberapa Parah Virus Corona Covid-19 pada Anak 2 Tahun? Waspadai Gejalanya!
Ilustrasi anak-anak (Freepik)

Suara.com - Anak-anak termasuk kelompok rentan terinfeksi virus corona Covid-19, meskipun gejalanya lebih ringan dibandingkan orang dewasa.

Sebagian besar kasus virus corona Covid-19 tidak menunjukkan gejala apapun atau gejalanya ringan. Cukup jarang anak-anak mengalami gejala virus corona Covid-19 sedang hingga berat.

Selain itu, anak-anak juga berisiko lebih rendah menjalani rawat inap di rumah sakit akibat virus corona Covid-19.

Mengenai tingkat keparahan infeksi, dokter dan ahli mengatakan bahwa kematian akibat virus corona Covid-19 pada anak telah terkonfirmassi. Tapi, sebagian besar kasus kematian akibat virus corona pada anak-anak juga dilatarbelakangi oleh riwayat penyakit yang sudah ada sebelumnya.

Mereka mengatakan kebanyakan anak-anak meninggal karena kondisi langka yang disebut sindrom multiinflamasi, di mana mereka mengalami peradangan di banyak organ tubuh.

Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Meskipun anak-anak terkadang tidak menunjukkan gejala virus corona Covid-19, terutama anak-anak di bawah usia 2 tahun, kita tidak boleh menyepelekannya.

Sebab, cukup sulit untuk mengetahui mereka terinfeksi virus corona Covid-19 atau tidak karena gejalanya yang mirip dengan flu biasa.

Karena infeksi virus corona yang meningkat pada orang dewasa, tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak berisiko tertular virus tersebut.

Oleh sebab itu, keselamatan mereka tidak boleh dikesampingkan meskipun kekebalan tubuhnya masih kuat. Mereka tetap memiliki kemungkinan tertular virus corona Covid-19.

Namun dilansir dari Times of India, UNICEF telah memberi tahu beberapa gejala lain virus corona Covid-19 pada anak-anak yang harus segera diperiksakan ke dokter, seperti suara mendengkur, kulit pucat dan biru, perifer terasa dingin, bola mata cekung dan mulut kering, tidak buang air kecil lebih dari 3-4 jam, diare berat, muntah dan sakit perut.

UNICEF menyarankan orangtua segera mencari bantuan medis, bila anak mengalami demam tinggi berlangsung lebih dari tiga hari, penurunan asupan oral oleh anak, lesu, peningkatan laju pernapasan, dan saturasi oksigen turun di bawah 95 persen.

Pada anak-anak usia 0-2 bulan, pernapasan di atas 60 napas per menit harus mendapat bantuan medis. Lalu, pernapasan di atas 50 dan 40 napas per menit pada anak-anak antara 2-12 bulan dan antara 12-59 bulan, masing-masing harus meminta bantuan medis.

Menurut para ahli, varian Omicron bisa lebih mematikan bagi anak-anak karena varian ini mempengaruhi saluran pernapasan bagian atas.

Sedangkan, anak-anak memiliki tingkat pernapasan yang lebih tinggi daripada orang dewasa yang membuat mereka lebih rentan terhadap agen di udara. Situasi ini dapat menjadi perhatian, tetapi tidak lebih mematikan daripada orang dewasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Infeksi Varian Omicron atau Varian Delta, Begini Cara Membedakannya!

Infeksi Varian Omicron atau Varian Delta, Begini Cara Membedakannya!

Health | Rabu, 12 Januari 2022 | 16:08 WIB

Waspada, Gejala Varian Omicron Bisa Terlihat saat Buang Air Besar!

Waspada, Gejala Varian Omicron Bisa Terlihat saat Buang Air Besar!

Health | Rabu, 12 Januari 2022 | 15:06 WIB

Temuan Baru, Varian Omicron Bisa Sebabkan Penyakit Lain pada Anak-anak

Temuan Baru, Varian Omicron Bisa Sebabkan Penyakit Lain pada Anak-anak

Health | Selasa, 11 Januari 2022 | 20:09 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB