Studi: Obat Pengontrol Tekanan Darah Dapat Merusak Ginjal Jika Dikonsumsi Jangka Panjang

Rabu, 12 Januari 2022 | 18:51 WIB
Studi: Obat Pengontrol Tekanan Darah Dapat Merusak Ginjal Jika Dikonsumsi Jangka Panjang
Ilustrasi tekanan darah (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian baru tentang ginjal menemukan bahwa penggunaan obat-obatan jangka panjang yang biasa diresepkan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gagal jantung dapat mengakibatkan kerusakan ginjal.

Temuan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Virginia tersebut meningkatkan kekhawatiran para peneliiti, lapor Medical Xpress.

Selama ini, pasien dengan tekanan darah tinggi harus mengonsumsi beberapa obat, salah satunya Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor. Obat ini berfungsi untuk menghambat enzim pengubah angiotensin.

Mereka menemukan sel ginjal khusus yang disebut sel renin memainkan peran penting. Sel-sel ini biasanya memproduksi renin, hormon yang membantu tubuh mengatur tekanan darah.

Tapi perubahan pada sel renin dapat menyebabkan sel menyerang dinding pembuluh darah ginjal, lalu memicu penumpukan jenis sel lain, yakni sel otot polos, dan menyebabkan pembuluh darah menebal dan kaku.

Ilustrasi hipertensi (Shutterstock)

Akibatnya, darah tidak dapat mengalir melalui ginjal sebagaimana mestinya.

"Studi kami menunjukkan bahwa sel-sel yang memproduksi renin bertanggung jawab atas kerusakan," jelas peneliti Sequeira Lopez. dari Department of Pediatrics and Child Health Research Center.

Sementara obat-obatan jangka panjang yang menghambat sistem renin-angiotensin, seperti ACE inhibitor memiliki efek pengerasan pembuluh ginjal pada studi terhadap tikus di laboratorium dan manusia.

Meski begitu, peneliti mencatat bahwa obat-obatan dapat menyelamatkan nyawa pasien, tetapi perlu studi tambahan untuk lebih memahami kerusakan pada ginjal.

Baca Juga: Baru 20 Menit Masuk Kamar, Pria di Buleleng Tewas Diduga Karena Obat Kuat

"Penting untuk melakukan studi prospektif terkontrol secara acak untuk menentukan tingkat kerusakan fungsional dan jaringan pada pasien yang memakai obat pengontrol tekanan darah," ujar peneliti lainnya Ariel Gomez.

Ia melanjutkan, "Sangat penting untuk mengetahui molekul apa yang dibuat sel-sel ini sehingga kami dapat melawannya untuk mencegah kerusakan saat hipertensi diobati dengan obat yang tersedia saat ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI