Demi Bokong Bulat dan Besar, Wanita di Nigeria Menyuntikkan Kaldu Berbentuk Kubus ke Anus sebagai 'Botoks'

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Jum'at, 14 Januari 2022 | 14:13 WIB
Demi Bokong Bulat dan Besar, Wanita di Nigeria Menyuntikkan Kaldu Berbentuk Kubus ke Anus sebagai 'Botoks'
Ilustrasi bokong perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Media sosial dapat memengaruhi banyak hal, salah satunya bagaimana kita melihat diri sendiri. Ada beberapa orang yang menjadi insecure atas penampilan dirinya, tetapi ada juga yang mendapat ide untuk mengubah penampilannya, terutama di bagian bokong.

Terlebih bagi wanita, yang mana selalu dibombardir dengan unggahan-unggahan seolah menunjukkan tubuh sempurna seorang wanita. Bahkan, ada juga yang memberi tahu bagaimana cara memilikinya.

Namun sayangnya, tidak semua informasi tersebut benar. Seperti yang dilakukan oleh masyarakat Nigeria demi memiliki bokong 'cantik'.

Baru-baru ini, pengguna akun Twitter @firstdoctorr yang berprofesi sebagai dokter mengunggah sebuah utas yang isinya melarang memasukkan kaldu berbentuk kubus ke anus.

Memasukkan kaldu ke anus (Twitter)
Memasukkan kaldu ke anus (Twitter)

"Berhenti memasukkan Maggi (kaldu) ke anus. Berhenti memasukkan Maggi ke anus. Memasukkan kaldu berbentuk kubus seperti Maggi ke dalam anus untuk membuat bokong lebih besar dan bulat tidak akan berhasil dan sangat berbahaya," cuit akun tersebut.

Akun ini menjelaskan bahwa banyak wanita memasukkan kaldu ke dalam anus sebagai suppositoria, atau mencampurnya dengan air lalu menjadi enema lalu menyuntikkannya ke dalam anus.

"Sebagian besar kaldu berbentuk kubus seperti Maggi mengandung gula, merica, cengkeh, bawang merah, tepung jagung, lesitin kedelai, pewarna karamel, pengawet, minyak sawit, dinatrium inosinat dan monosodium glutamat (MSG),” kata dokter.

Memasukkan kaldu ke anus (Twitter)
Memasukkan kaldu ke anus (Twitter)

Selain itu, kaldu mengandung konsentrasi garam yang tinggi sehingga dapat menyebabkan luka atau ekskorasi pada lapisan dalam anus.

"Kuman dalam jumlah tak terhitung dapat masuk melalui celah-celah tu ke dalam aliran darah dan menyebabkan infeksi," lanjut sang dokter, dilansir World of Buzz.

baca juga

Ia melanjutkan, "Tolong hentikan praktik berbahaya memasukkan produk masakan seperti Maggi atau garam ke dalam anus untuk alasan apa pun," lanjutnya.

Berdasarkan laporan, tren menyuntikkan kaldu ke anus adalah lazim di negara-negara Afrika seperti Kongo dan Nigeria. Wanita telah melakukannya selama bertahun-tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Innova Tabrak Bokong Sigra di Tol Medan-Binjai, 3 Orang Terluka

Innova Tabrak Bokong Sigra di Tol Medan-Binjai, 3 Orang Terluka

Sumut | Selasa, 04 Januari 2022 | 13:39 WIB

Pacar Valentino Rossi: Tidak Mudah Bekerja Ketika Semua Orang Melihat Bokong Anda

Pacar Valentino Rossi: Tidak Mudah Bekerja Ketika Semua Orang Melihat Bokong Anda

Sport | Selasa, 16 November 2021 | 13:38 WIB

Orang dengan Paha dan Bokong Besar Justru Lebih Panjang Umur, Kok Bisa?

Orang dengan Paha dan Bokong Besar Justru Lebih Panjang Umur, Kok Bisa?

Health | Minggu, 14 November 2021 | 17:06 WIB

Terkini

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Ulasan Film Her: Kisah Cinta yang Mengajak Merenungkan Hubungan Manusia dan Teknologi

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:35 WIB

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:33 WIB

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:28 WIB

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

×