Konsumsi Kopi Disebut Bisa Pangkas Risiko Kanker Pada Perempuan, Kok Bisa?

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 24 Januari 2022 | 10:05 WIB
Konsumsi Kopi Disebut Bisa Pangkas Risiko Kanker Pada Perempuan, Kok Bisa?
Ilustrasi kopi espresso (freepik)

Suara.com - Siapa tidak suka kopi? Minuman satu ini menjadi salah satu yang populer di seluruh dunia. Beberapa orang bahkan selalu menyesap kopi di pagi hari sebelum memulai aktivitas. 

Tapi, ternyata minum kopi juga punya banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya mengurangi risiko kanker pada perempuan, mengapa? 

Menurut studi baru, yang dipimpin oleh Japan Society of Obstetrics and Gynaecology, kopi mungkin memiliki kekuatan untuk melindungi dari kanker endometrium.

Para peneliti menganalisis 24 studi tentang asupan kopi, yang melibatkan lebih dari 699.000 orang, di antaranya 9.800 kasus kanker endometrium terjadi.

Orang yang minum kopi paling banyak memiliki risiko relatif 29 persen lebih rendah terkena kanker endometrium dibandingkan mereka yang tidak minum banyak.

Ilustrasi kopi. (Pexels)
Ilustrasi kopi. (Pexels)

Tidak jelas berapa banyak cangkir yang mereka minum per hari. Tetapi para ahli kesehatan umumnya mengatakan seorang harus mencoba dan membatasi kafein hingga 400mg per hari - sekitar empat cangkir kopi instan.

Tidak ada hubungan yang ditemukan antara risiko kanker dan konsumsi kopi tanpa kafein. Analisis yang diterbitkan dalam Journal of Obstetrics and Gynecology Research, menjelaskan beberapa cara putih rata atau cappuccino dapat menjadi pelindung.

Kopi adalah campuran kompleks lebih dari 1.000 bahan kimia. Dalam bentuk alaminya, mengandung beberapa komponen kimia termasuk katekin, kafein, ferulic, dan asam coumaric.

Ini semua adalah senyawa fenolik, yang menurut para peneliti, mempromosikan gaya hidup sehat dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya. Kopi sebelumnya telah dikaitkan dengan manajemen berat badan yang lebih baik serta risiko diabetes tipe 2 yang lebih rendah.

Obesitas dan diabetes adalah dua faktor yang berhubungan dengan risiko kanker endometrium yang lebih tinggi, menurut NHS.

Analisis ini menunjukkan bahwa perempuan dengan indeks massa tubuh (BMI) yang lebih tinggi - ukuran berat badan dibandingkan dengan tinggi badan - lebih berisiko terkena kanker endometrium.

Oleh karena itu, para peneliti mengatakan perempuan dengan BMI lebih tinggi dapat mengambil manfaat lebih banyak dari "peningkatan minum kopi daripada mereka yang memiliki BMI lebih rendah".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oleh-oleh Khas Bali yang Harganya Murah Dan Praktis

Oleh-oleh Khas Bali yang Harganya Murah Dan Praktis

Bali | Minggu, 23 Januari 2022 | 09:00 WIB

Ulasan Buku Seteguk Kopi Menjelang Khotbah Jumat: Risiko Harus Dihadapi

Ulasan Buku Seteguk Kopi Menjelang Khotbah Jumat: Risiko Harus Dihadapi

Your Say | Jum'at, 21 Januari 2022 | 20:07 WIB

Akibat Kanker di Mulut, Lidah Wanita Ini Ditumbuhi Rambut setelah Jalani Cangkok Kulit Paha

Akibat Kanker di Mulut, Lidah Wanita Ini Ditumbuhi Rambut setelah Jalani Cangkok Kulit Paha

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 18:41 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB