Selain Whole Genome Sequencing, Ini Cara Lain untuk Deteksi Virus Corona Varian Omicron

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:25 WIB
Selain Whole Genome Sequencing, Ini Cara Lain untuk Deteksi Virus Corona Varian Omicron
Ilustrasi: Petugas kesehatan melakukan tes usap (swab test) antigen kepada warga di Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (27/12/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Tes PCR menjadi acuan paling akurat untuk mendeteksi infeksi Covid-19. Tapi untuk mengetahui jenis varian virus corona yang menginfeksi, perlu dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing atau WGS.

Ketua POKJA Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Dr. dr. Erlina Burhan mengungkapkan bagaimana pemeriksaan WGS masih jarang dilakukan dengan alasan keterbatasan tenaga kerja dan laboratorium.

"Karena memerlukan sumber daya manusia yang khusus juga butuh perawatan infrastruktur yang juga spesifik. Sehingga tidak banyak laboratorium yang bisa melakukan pemeriksaan whole genome sequencing untuk omicron saat ini," kata dokter Erlina.

Pemeriksaan WGS juga membutuhkan biaya yang mahal. Dokter Erlina mengatakan, saat ini baru laboratorium Litbangkes Kementerian Kesehatan yang rutin melakukan pemeriksaan WGS.

Ia menyebut sebenarnya ada beberapa laboratorium lain yang punya fasilitas melakukan WGS. Namun, terkendala biaya yang mahal. Sehingga, meski varian omicron telah menjadi transmisi lokal di Indonesia, tidak bisa seluruh hasil testing PCR dilakukan WGS.

"Kalau dari luar negeri itu biasanya akan dilakukan WGS, kalau PCR positif. Namun sekarang sudah terjadi transmisi lokal lebih dari 20 persen, sehingga tidak lagi kita bisa berpatokan bahwa untuk mengarah omicron tidak hanya orang yang dari luar negeri," tuturnya.

Dokter Erlina mendukung cara Kementerian Kesehatan yang menyiasati dengan menggunakan alat tes PCR S Gene Target Failure (SGTF) untuk memeriksa varian omicron agar bisa lebih cepat terdeteksi.

Menurutnya, SGTF berfungsi untuk memastikan orang-orang yang probable terinfeksi Covid-19 varian omicron. 

"Dikatakan biasanya di atas 80 persen yang probable omicron akhirnya adalah terkonfirmasi sebagai omicron."

baca juga

"Sehingga ke depannya, menurut saya sangat baik kalau tes yang dilengkapi dengan reagen untuk mendeteksi omicron ini bisa disediakan di banyak laboratorium, terutama di kota besar apalagi DKI yang merupakan episentrum dari omicron saat ini. Jadi kita tidak perlu terlalu bergantung dengan whole genome sequencing," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Viral Bantah Suntikkan Vaksin Kosong ke Anak SD di Medan

Dokter Viral Bantah Suntikkan Vaksin Kosong ke Anak SD di Medan

Sumut | Selasa, 25 Januari 2022 | 07:05 WIB

Apakah Varian Omicron Ancaman Terakhir Virus Corona? WHO Jawab Kapan Pandemi Akan Berakhir

Apakah Varian Omicron Ancaman Terakhir Virus Corona? WHO Jawab Kapan Pandemi Akan Berakhir

Health | Selasa, 25 Januari 2022 | 06:40 WIB

Kasus Positif COVID-19 Lampung Bertambah Tiga Pasien, Ini Kata Dinkes

Kasus Positif COVID-19 Lampung Bertambah Tiga Pasien, Ini Kata Dinkes

Lampung | Selasa, 25 Januari 2022 | 06:55 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×