Mengenal Urtikaria Aquagenic, Kondisi Langka Berupa Alergi Air yang Dapat Menyiksa Penderitanya

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:28 WIB
Mengenal Urtikaria Aquagenic, Kondisi Langka Berupa Alergi Air yang Dapat Menyiksa Penderitanya
Ilustrasi alergi air atau urtikaria aquagenic.

Suara.com - Banyak orang terlahir dalam kondisi memiliki alergi. Salah satunya adalah kondisi langka urtikaria aquagenic atau alergi air.

Ya, memiliki urtikaria aquagenic memang terkesan aneh, apalagi air adalah benda vital bagi kehidupan manusia. Tapi nyatanya, beberapa orang alergi terhadap air yang masuk kategori langka.

Mengutip Insider, Selasa (25/1/2022) urtikaria aquagenic yang kambuh bisa menyebabkan kulit biduran atau ruam gatal yang akan semakin parah ketika bersentuhan dengan air, termasuk saat berkeringat atau keluar air mata.

Uniknya, kondisi ini hanya dipicu jika kulit bersentuhan dengan air, bukan dari air minum yang masuk ke tubuh. Sehingga orang dengan alergi air tidak berisiko mengalami dehidrasi.

Ilustrasi mandi. [Freepik]
Ilustrasi mandi. [Freepik]

Kondisi ini sangat langka dan belum diketahui apa penyebab seseorang bisa mengalami kondisi ini. Hingga 2016, Journal of Asthma and Allergy baru mencatat 50 kasus yang pernah dilaporkan.

Umumnya, gatal-gatal berupa bentol di kulit yang disebut wheals akan timbul saat penderitanya bersentuhan dengan air. Tapi setelah kulit kering, gatal dan bentol akan hilang dan memudar dalam waktu 30 hingga 60 menit.

"Mandi misalnya, atau berkeringat, biasanya akan diikuti dengan ruam di seluruh kulit selama beberapa menit. Sedangkan gejala yang disebabkan oleh tangisan, hanya akan terbatas dimana air mata menyentuh kulit," ujar Marcus Maurer, Profesor Dermatologi dan Alergi Rumah Sakit Universitas Charite Berlin.

Tapi pada beberapa kasus parah, kondisi ini bisa menyebabkan angioedema, yakni pembengkakan di jaringan bawah kulit.

Ini adalah kondisi yang paling parah, karena efeknya tak hanya gatal dan bisa lebih menyakitkan. Mirisnya, gejala alergi bisa timbul bila bersentuhan dengan air suhu berapapun.

baca juga

Apalagi tingkat keparahan dan frekuensi reaksi juga cenderung bervariasi, serta tidak bisa diukur lebih lanjut.

"Karena kontak dengan air tidak bisa dihindari, pasien tahun mereka akan mengalami ruam, dan ini menyebabkan kecemasan, depresi hingga stres yang besar," ungkap Maurer.

Selain itu, anak dengan kondisi ini umumnya takut untuk mandi. Bahkan makan dan minum sekalipun bisa membuat mereka stres, karena jika air tumpah ke kulit atau makanan pedas membuat pasien berkeringat, maka alergi akan muncul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini TIps PIlih Perhiasan Agar Anti-Alergi dan Nyaman Dipakai

Ini TIps PIlih Perhiasan Agar Anti-Alergi dan Nyaman Dipakai

Lifestyle | Kamis, 20 Januari 2022 | 15:25 WIB

Anak Punya Riwayat Alergi dan Ingin Divaksinasi Covid-19? Dokter Ingatkan 2 Hal Ini!

Anak Punya Riwayat Alergi dan Ingin Divaksinasi Covid-19? Dokter Ingatkan 2 Hal Ini!

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 22:40 WIB

Apes! Mau Menghilangkan Filler Bibir, Wajah Wanita Ini Malah Jadi Mirip Karakter The Simpsons

Apes! Mau Menghilangkan Filler Bibir, Wajah Wanita Ini Malah Jadi Mirip Karakter The Simpsons

Lifestyle | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:27 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×