alexametrics

Anak Punya Riwayat Alergi dan Ingin Divaksinasi Covid-19? Dokter Ingatkan 2 Hal Ini!

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Anak Punya Riwayat Alergi dan Ingin Divaksinasi Covid-19? Dokter Ingatkan 2 Hal Ini!
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada anak saat vaksinasi khusus untuk TK/Paud/Raudhotul Athfal (RA) di TK Kartika X-16, Mampang Prapatan, Jakarta, Selasa (4/12/2022). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Meski anak usia 6-11 tahun sudah boleh mendapatkan vaksinasi Covid-19, masih banyak orangtua yang ragu, terutama orangtua dari anak yang punya riwayat alergi.

Suara.com - Vaksinasi Covid-19 anak usia 6 hingga 11 tahun sudah bisa dilakukan. Tapi banyak orangtua yang khawatir memvaksinasi anak dengan riwayat alergi makanan dan zat tertentu.

Lantas, bolehkah anak dengan riwayat alergi divaksinasi Covid-19?

Dokter Spesialis Anak sekaligus Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI), Prof. Hinky Hindra Irawan Satari mengatakan saat ini di Indonesia baru vaksin Sinovac yang mendapat izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA), untuk anak usia 6-11 tahun.

Sedangkan pada vaksin Sinovac hanya ada dua kondisi yang menyebabkan kontraindikasi atau kondisi yang tidak disarankan karena berbahaya. Salah satunya alergi pada komponen vaksin.

Baca Juga: Tinjau Vaksinasi, Kapolri Saksikan Gubernur Maluku Utara Divaksin Dosis Pertama

Petugas kesehatan Polres Sukoharjo saat memeriksa seorang anak usia 6-11 tahun sebelum disuntik divaksin, di SD Negeri 2 Bekonang Sukoharji, Jumat (14/1/2022). [ANTARA/Bambang Dwi Marwoto]
Petugas kesehatan Polres Sukoharjo saat memeriksa seorang anak usia 6-11 tahun sebelum disuntik divaksin, di SD Negeri 2 Bekonang Sukoharji, Jumat (14/1/2022). [ANTARA/Bambang Dwi Marwoto]

"Kalau alergi telur, udang, alergi obat belum tentu dia alergi terhadap vaksin," ujar Prof. Hindra dalam acara diskusi Anakku.id, Kamis, (13/1/2022).

Kontraindikasi lainnya imunodefisiensi primer yaitu, apabila kondisi anak memiliki kekebalan tubuh yang tidak sempurna.

Atau kondisi anak, yang meskipun dirangsang sistem imunnya dengan vaksin untuk menciptakan perlindungan, tapi tidak bisa terbentuk.

Anak dengan kondisi inilah yang perlu mendapat rekomendasi, atau lebih dulu dikonsultasikan ke dokter anak berhak tidaknya mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Pasti punya dokter anak sehari-hari sampai tahunan, kontrol diskusi kemudian segera vaksinasi," Imbau Prof. Hindra.

Baca Juga: Polres Sukoharjo Suntik Vaksin 400 Anak di SDN 2 Bekonang, Beri Hadiah hingga Adakan Kuis

Meski begitu, ia menegaskan sangat penting anak divaksinasi Covid-19 menggunakan vaksin merek apapun yang dipastikan sudah tersedia, dan dinyatakan aman.

Komentar