Maura Magnalia Meninggal Tergeletak di Meja Tengah Malam, Ini Sebab Golden Hour Penting Saat Serangan Jantung

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:10 WIB
Maura Magnalia Meninggal Tergeletak di Meja Tengah Malam, Ini Sebab Golden Hour Penting Saat Serangan Jantung
Maura Magnalia, putri Nurul Arifin [Instagram/@na_nurularifin]

Suara.com - Putri Nurul Arifin dan Mayoong Suryo Laksono, Maura Magnalia ditemukan meninggal tergeletak di meja makan. Ia meninggal sekitar pukul 02.00 WIB saat seluruh keluarganya tertidur pulas.

Sementara itu, asisten rumah rumah tangga yang mendapati Maura tak bernyawa pada pukul 04.30 WIB. Nurul sendiri mengungkapkan bahwa Maura Magnalia meninggal karena penyakit jantung.

Dalam peristiwa serangan jantung, penanganan yang cepat dan tepat menjadi kunci bagi pertolongan. Umumnya dikenal dengan istilah golden hour atau golden periode, yakni waktu krusial pertolongan serangan jantung.

Dikutip dari situs Sakra World Hospital. tindakan yang tepat dalam 60 menit pertama serangan jantung dapat membalikkan efeknya. Konsep ini sangat penting untuk dipahami karena sebagian besar kematian dan serangan jantung terjadi selama periode ini.

Maura Magnalia. [Instagram/evilheat]
Maura Magnalia. [Instagram/evilheat]

Namun, jika orang tersebut mencapai rumah sakit dan dirawat dalam periode ini, dia dapat mengharapkan pemulihan yang hampir sempurna.

Golden Hour adalah jendela peluang yang berdampak pada kelangsungan hidup dan kualitas hidup pasien setelah serangan jantung. Ini karena otot jantung mulai mati dalam waktu 80-90 menit setelah berhenti mendapatkan darah, dan dalam waktu enam jam, hampir semua bagian jantung yang terkena bisa rusak permanen.

Jadi, semakin cepat aliran darah normal terbentuk kembali, semakin sedikit kerusakan pada jantung.

Untuk mengurangi kerusakan, penting untuk pergi ke rumah sakit sesegera mungkin. Selain akibat dari kerusakan otot jantung, pembunuh paling umum pada periode awal adalah irama jantung abnormal yang disebut takikardia ventrikel dan fibrilasi ventrikel di mana otot-otot jantung berkontraksi dengan cepat, tetapi tidak terjadi pemompaan darah yang efektif dari jantung.

Inilah sebabnya mengapa begitu orang tersebut mencapai fasilitas medis (ambulans atau rumah sakit), mereka segera dipasang pada monitor EKG untuk menilai irama jantung sehingga mereka dapat diberikan perawatan segera jika terjadi irama yang tidak normal, yang dapat memberikan kejutan. (Cardioversion) atau pemberian obat-obatan tertentu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putrinya Meninggal Dunia, Nurul Arifin Ungkap Rasa Sedihnya : Mengapa Kamu Pergi Sangat Cepat

Putrinya Meninggal Dunia, Nurul Arifin Ungkap Rasa Sedihnya : Mengapa Kamu Pergi Sangat Cepat

Bali | Selasa, 25 Januari 2022 | 13:06 WIB

Biar Hemat Biaya JKN dan Terhindar Penyakit Katastrofik, Menkes Minta Masyarakat Hidup Sehat

Biar Hemat Biaya JKN dan Terhindar Penyakit Katastrofik, Menkes Minta Masyarakat Hidup Sehat

News | Selasa, 25 Januari 2022 | 12:27 WIB

Berurai Air Mata, Nurul Arifin Terus Pandangi Jenazah Putrinya

Berurai Air Mata, Nurul Arifin Terus Pandangi Jenazah Putrinya

Video | Selasa, 25 Januari 2022 | 12:16 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×