Waspadai, Gejala Varian Omicron Ini Bisa Bertahan Jangka Panjang Meski Hasil Tes Negatif

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:35 WIB
Waspadai, Gejala Varian Omicron Ini Bisa Bertahan Jangka Panjang Meski Hasil Tes Negatif
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengatakan bahwa varian Omicron telah memasuki 171 negara dan seiring waktu bisa menggantikan varian Delta yang sempat mendominasi.

Badan kesehatan itu menyarankan semua orang untuk tidak mengganggap enteng varian Omicron, karena gejalanya yang mirip flu biasa.

Di tengah lonjakan kasus virus corona Covid-19 varian Omicron, sangat penting untuk memperhatikan setiap gejalanya.

Menurut data baru dari ZOE Covid Study App, nyeri punggung merupakan salah satu dari 8 gejala varian Omicron.

Gejala tersebut dilaporkan sejak awal varian Omicron ini terdeteksi di Afrika Selatan. Dokter pun melihat lebih abnyak pasien yang mengalami nyer otot atau nyeri punggung bagian bawah pada pasien varian Omciron.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Parahnya, gejala varian Omicron ini tetap ada setelah seseorang dinyatakan negatif. Meskipun gejala varian Omicron lebih ringan, Anda tidak boleh mengabaikannya.

Meskipun banyak ahli telah mengemukakan bahwa gejala varian Omicron ini ringan, bahkan menyerupai pilek. Tapi, dokter dan orang-orang tidak boleh mengabaikannya.

"Varian Omicron tidak seperti flu biasa, karena seseorang lebih mungkin dirawat di rumah sakit dan meninggal dunia ketika terinfeksi," jelas WHO dikutip dari Times of India.

Walaupun gejala varian Omicron lebih ringan, varian baru virus corona ini justru lebih menular dibandingkan varian Delta.

Gejala varian Omicron, termasuk demam ringan, tenggorokan gatal, nyeri tubuh ekstrem, keringat malam, pilek, bersin, muntah, dan kehilangan nafsu makan.

Sebelumnya, Dr Angelique Coetzee, Ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, yang juga merupakan orang pertama menemukan varian Omicron di Afrika Selatan, mengatakan bahwa pasien yang didiagnosis dengan varian tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda kehilangan penciuman dann perasa.

Selain itu, tidak ada kasus hidung tersumbat dan demam tinggi pada pasien varian Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! WHO Sebut Varian Covid-19 Selanjutnya Akan Lebih Menular dari Omicron

Waspada! WHO Sebut Varian Covid-19 Selanjutnya Akan Lebih Menular dari Omicron

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:55 WIB

Pfizer Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Khusus Untuk Varian Omicron, Kapan Rampung?

Pfizer Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Khusus Untuk Varian Omicron, Kapan Rampung?

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:24 WIB

Ngeri! Kasus COVID-19 di Korea Selaatan Tembus 8.500 Dalam Sehari

Ngeri! Kasus COVID-19 di Korea Selaatan Tembus 8.500 Dalam Sehari

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 05:10 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB