Waspada! WHO Sebut Varian Covid-19 Selanjutnya Akan Lebih Menular dari Omicron

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 26 Januari 2022 | 12:55 WIB
Waspada! WHO Sebut Varian Covid-19 Selanjutnya Akan Lebih Menular dari Omicron
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi bahwa varian Covid-19 berikutnya akan lebih menular dari omicron.

Sekitar 21 juta kasus Covid dilaporkan ke WHO selama seminggu terakhir. Angka tersebut membuat rekor global baru untuk kasus mingguan dari varian omicron yang menyebar dengan cepat.

Hal itu diungkapkan oleh Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis Covid-19 WHO, seperti dikutip dari CNBC Internasional.

Meski varian omicron tampaknya kurang ganas daripada jenis virus sebelumnya, volume kasus yang besar menghancurkan sistem rumah sakit di seluruh dunia.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

“Varian of concern berikutnya akan lebih fit, dan yang kami maksud adalah itu akan lebih menular karena harus menyalip apa yang saat ini beredar,” kata Van Kerkhove. "Pertanyaan besarnya adalah apakah varian masa depan akan lebih atau kurang parah."

Dia memperingatkan agar tidak percaya pada teori bahwa virus akan terus bermutasi menjadi jenis yang lebih ringan yang membuat orang tidak terlalu sakit daripada varian sebelumnya.

“Tidak ada jaminan untuk itu. Kami berharap itu masalahnya, tetapi tidak ada jaminan untuk itu dan kami tidak dapat mengandalkannya, ”katanya.

Terlebih lagi, pengulangan Covid berikutnya juga dapat menghindari perlindungan vaksin, membuat vaksin yang ada menjadi kurang efektif.

Sementara omicron tampaknya telah mencapai puncaknya di beberapa negara, itu mulai berkembang di negara lain, kata pejabat WHO. 

baca juga

Virus akan terus berevolusi sebelum menjadi pola, kata Dr. Mike Ryan, direktur program darurat WHO. Dia mengatakan itu mudah-mudahan akan menetap di tingkat penularan yang rendah dengan potensi epidemi sesekali. Ini bisa menjadi lebih musiman atau mungkin hanya mempengaruhi kelompok rentan, katanya.

Masalahnya, kata dia, Covid tidak bisa diprediksi.

“Virus ini telah terbukti memberi kita beberapa kejutan buruk,” kata Ryan. Pejabat kesehatan dunia perlu terus melacak Covid saat berkembang, katanya, dan siap “jika ada kejutan buruk bahwa kita setidaknya dapat menerapkan langkah-langkah lagi yang akan menghentikan varian baru ini melakukan lebih banyak kerusakan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pfizer Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Khusus Untuk Varian Omicron, Kapan Rampung?

Pfizer Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Khusus Untuk Varian Omicron, Kapan Rampung?

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:24 WIB

15 Siswa SMAN 1 Denpasar Positif Covid-19, PTM Kembali Ditutup

15 Siswa SMAN 1 Denpasar Positif Covid-19, PTM Kembali Ditutup

Bali | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:04 WIB

Satgas Covid-19 Jelaskan Aturan Tutup Sekolah Jika Ada Kasus Positif Akibat PTM

Satgas Covid-19 Jelaskan Aturan Tutup Sekolah Jika Ada Kasus Positif Akibat PTM

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:01 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×