Gejalanya Lebih Ringan, Direktur WHO Tegaskan Jangan Anggap Remeh Penularan Varian Omicron

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 26 Januari 2022 | 20:40 WIB
Gejalanya Lebih Ringan, Direktur WHO Tegaskan Jangan Anggap Remeh Penularan Varian Omicron
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa varian Omicron bukanlah varian virus corona yang akan menjadi akhir pandemi.

Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa akan lebih banyak varian virus corona yang bermunculan dan lebih berbahaya dari varian Omicron.

Tetapi, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pandemi virus corona Covid-19 bisa saja berakhir bila beberapa target utama terpenuhi di tengah penyebaran varian Omicron.

Tedros memaparkan serangkaian pencapaian dan keprihatinan dalam kesehatan global atas isu-isu, seperti pengurangan penggunaan tembakau, memerangi resistensi terhadap perawatan anti-mikroba, dan risiko perubahan iklim terhadap kesehatan manusia.

Tapi, Tedros mengatakan bahwa mengakhiri fase akut pandemi virus corona Covid-19 harus tetap harus menjadi prioritas.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron. (Pixabay)

“Ada skenario berbeda tentang bagaimana pandemi bisa terjadi dan bagaimana fase akut bisa berakhir. Tapi, cukup berbahaya untuk berasumsi bahwa varian Omicron akan menjadi varian virus corona terakhir," kata Tedros dikutip dari PBS.

Sebaliknya, Tedros mengatakan mungkin masih banyak lagi varian virus corona yang akan bermunculan.

Tapi, ia bersikeras bahwa pandemi virus corona Covid-19 akan berakhir. Salah satu caranya, WHO menyarankan memvaksinasi 70 persen populasi setiap negara pada pertengahan tahun 2022 ini.

Selain itu, ahli juga perlu fokus pada orang-orang yang berada pada risiko tertinggi terinfeksi virus corona serta meningkatkan tingkat pengujian dan pengurutannya untuk melacak virus corona dan variannya yang bermunculan.

baca juga

Menurut penelitian, varian Omicron cenderung menyebabkan penyakit parah daripada varian Delta sebelumnya.

Karena, varian Omicron menyebar lebih mudah dibandingkan varian virus corona sebelumnya dan sudah menjadi dominan di sejumlah negara.

Varian baru ini juga lebih mudah menginfeksi mereka yang sudah vaksinasi atau telah terinfeksi virus corona Covid-19 sebelumnya.

"Benar bahwa nantinya kita akan hidup berdampingan dengan virus corona Covid-19, tetapi bukan berarti kita bisa menyepelekan varian virus corona ini," kata Tedros.

Kepala WHO wilayah Eropa, Dr. Hans Kluge justru mengatakan bahwa varian Omicron akan menawarkan sebuah harapan baru untuk stabilisasi dan normalisasi.

Tetapi, hal ini masih perlu ditimbang ulang, meskipun varian Omicron ini telah terbukti hanya menyebabkan infeksi ringan walaupun lebih menular.

Kluge percaya bahwa gelombang baru pandemi virus corona tidak akan terjadi bila ada pengawasan ketat terhadap varian baru virus corona, upaya vaksinasi yang tinggi, pengujian rutin, jaga jarak dan mewajibkan penggunaan masker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Formula E Terancam Batal Gegara Lonjakan Kasus Omicron, Wagub DKI Jakarta: Tak Berbahaya Seperti Delta

Formula E Terancam Batal Gegara Lonjakan Kasus Omicron, Wagub DKI Jakarta: Tak Berbahaya Seperti Delta

Bisnis | Rabu, 26 Januari 2022 | 16:00 WIB

Waspadai, Gejala Varian Omicron Ini Bisa Bertahan Jangka Panjang Meski Hasil Tes Negatif

Waspadai, Gejala Varian Omicron Ini Bisa Bertahan Jangka Panjang Meski Hasil Tes Negatif

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 16:35 WIB

Waspada! WHO Sebut Varian Covid-19 Selanjutnya Akan Lebih Menular dari Omicron

Waspada! WHO Sebut Varian Covid-19 Selanjutnya Akan Lebih Menular dari Omicron

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 12:55 WIB

Terkini

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×