Dokter Temukan Antibodi yang Bikin Penyintas Berisiko Tinggi Menderita Long Covid

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 27 Januari 2022 | 10:00 WIB
Dokter Temukan Antibodi yang Bikin Penyintas Berisiko Tinggi Menderita Long Covid
Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

Suara.com - Dokter telah menemukan antibodi penanda yang dapat membantu mereka dalam mengidentifikasi pasien yang berisiko terkena long Covid.

Long Covid merupakan kondisi di mana penyintas infeksi virus corona masih mengalami gejala penyakit yang dapat bertahan hingga berbulan-bulan.

Identifikasi baru ini dilakukan oleh peneliti di rumah sakit Universitas Zurich, Swiss, yang menganalisis darah pasien Covid-19.

Mereka menemukan pasien yang berisiko menderita long Covid memiliki antibodi IgM dan IgG3 yang rendah, lapor The Guardian.

"Kami berpikir bahwa temuan dan identifikasi tanda imunoglobulin akan membantu identifikasi awal pasien yang berisiko tinggi mengembangkan long Covid," kata pemimpin penelitian Onur Boyman.

Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]
Ilustrasi pasien Covid-19. [Istimewa]

Menurutnya, temuan ini dapat memfasilitasi penelitian, pemahaman, dan menjadi acuan dalam pengembangan pengobatan long Covid.

Dalam penelitian yang melibatkan 175 orang positif Covid-19 dan 40 sukarelawan sehat ini, peneliti menganalisis perubahan gejala seiring waktu.

Ketika virus corona menyerang, antibodi IgM meningkat secara cepat, sementara antibodi IgG baru meningkat setelahnya. Hal ini memberikan perlindungan jangka panjang.

Tetapi, peneliti menemukan peserta yang mengalami long Covid cenderung memiliki antibodi IgM dan IgG3 yang rendah.

Selain itu, peneliti juga memerhatikan bahwa pengidap asma, disertai dengan rendahnya kedua kadar antibodi tersebut, memiliki peningkatan risiko menderita long Covid.

Meski belum ada obat yang efektif untuk long Covid, mengetahui siapa yang paling berisiko dapat mengarahkan pasien ke uji klinis untuk pengobatan long Covid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Penyebab Omicron Dapat Menghindari Antibodi dan Mudah Menular

Ilmuwan Temukan Penyebab Omicron Dapat Menghindari Antibodi dan Mudah Menular

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 18:00 WIB

Dibanding Vaksin, Antibodi dari Infeksi Covid-19 Sebelumnya Lebih Melindungi dari Varian Delta

Dibanding Vaksin, Antibodi dari Infeksi Covid-19 Sebelumnya Lebih Melindungi dari Varian Delta

Health | Kamis, 20 Januari 2022 | 16:00 WIB

Israel Uji Coba Berikan Vaksin Keempat, Antibodi Kuat tapi Tak Mampu Lawan Omicron

Israel Uji Coba Berikan Vaksin Keempat, Antibodi Kuat tapi Tak Mampu Lawan Omicron

Batam | Rabu, 19 Januari 2022 | 13:12 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB