Hati-hati, Penderita Diabetes 4 Kali Lebih Berisiko Alami Gagal Jantung

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 01 Februari 2022 | 10:10 WIB
Hati-hati, Penderita Diabetes 4 Kali Lebih Berisiko Alami Gagal Jantung
Iludtrasi gambar (freepik)

Suara.com - Diabetes atau kencing manis merupakan penyakit metabolisme jangka panjang atau disebut kronis. Seseorang yang mengalami diabetes umumnya tidak bisa sembuh sempurna.

Sehingga hal yang dapat dilakukan adalah menjaga kadar gula tetap normal, guna mencegah berbagai komplikasi yang dapat terjadi. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Framingham Heart Study menemukan bahwa gagal jantung berisiko 2 kali lebih tinggi pada pria, dan 5 kali lebih tinggi pada wanita, yang mengidap diabetes.

Risiko terkena gagal jantung juga akan semakin meningkat seiring bertambahnya umur dan durasi diabetes yang dialami. Menanggapi hal tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk dr. Ferica Valentine Kuhuwael Sp. PD, dr. Ferica Valentine Kuhuwael Sp. PD., menyarankan agar pengidap diabetes senantiasa rutin mengelola pola makan dan berolahraga selain melakukan pemeriksaan rutin, salah satunya melalui pemeriksaan laboratorium.

"Tujuannya mendeteksi antara lain mengetahui kadar gula darah agar dokter dapat mendiagnosa dan memberi cara pengobatan yang efektif," tutur dr. Ferica Valentine Kuhuwael Sp. PD.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Adapun dr. Ferica Valentine Kuhuwael Sp. PD. mengingatkan pula untuk berpuasa sebelum cek gula darah puasa serta pemeriksaan HbA1C. Kencing manis atau diabetes sangat berkaitan erat dengan komplikasi pada jantung, ginjal, otak, dan syaraf.

Terdapat 2-4 kali lipat beresiko bagi penderita diabetes untuk mengalami gagal jantung. Disebutkan pada edukasi yang disampaikan, gagal jantung tanpa diabetes berbahaya, namun akan sangat lebih berbahaya apabila penderita gagal jantung juga mengidap diabetes.

Hal ini disebabkan karena fungsi pompa jantung yang melemah menyebabkan sirkulasi tubuh terganggu. Ditambah dengan diabetes yang dapat meningkatkan risiko infeksi ke organ lain seperti paru-paru, saluran kemih dan lainnya. "Resiko ini mengurangi kesempatan hidup pasien", imbuh dr. Ferica Valentine Kuhuwael Sp. PD.

Penanganan yang akan dilakukan dokter fokus pada menstabilkan gula darah, gaya hidup, makanan akan sangat 'krusial' dan pengobatan yang mungkin akan diubah dosis atau jenis obat diabetes sesuai anjuran dokter.

Namun penting untuk dipahami pengobatan diabetes akan terus berlangsung seumur hidup dan adalah tidak benar bahwasannya obat gula akan merusak ginjal, justru komplikasi terhadap ginjal akan terjadi pada penderita kencing manis yang tidak terkontrol dan tentunya dokter akan berikan obat yang menyesuaikan dengan kondisi ginjal setelah tegaknya diagnosis.

"Berolahraga secukupnya adalah salah satu terapi diabetes karena dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada tubuh sehingga gula dapat diserap jaringan-jaringan tubuh yang tentunya membuat kadar gula dalam darah akan turun. Karena komplikasi nya sampai ke gagal jantung, waspadalah terhadap penyakit diabetes ini, " pungkas Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Ferica Valentine Kuhuwael Sp. PD. dalam perbincangannya dengan dokter Klinik Gagal Jantung Siloam Hospitals Kebon Jeruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deteksi Penyakit Serius Lewat Kesehatan Mulut, Cek Bau Mulut Anda Sekarang!

Deteksi Penyakit Serius Lewat Kesehatan Mulut, Cek Bau Mulut Anda Sekarang!

Health | Selasa, 01 Februari 2022 | 09:03 WIB

5 Persen Penduduk Indonesia Mengalami Gagal Jantung, Cegah Jangan Sampai Kita Jadi Korbannya Dari Sekarang!

5 Persen Penduduk Indonesia Mengalami Gagal Jantung, Cegah Jangan Sampai Kita Jadi Korbannya Dari Sekarang!

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 18:23 WIB

Berisiko Tak akan Selamat saat Lahir, Bayi dengan Penyakit Langka Ini Berhasil Tumbuh hingga Umur 3 Tahun

Berisiko Tak akan Selamat saat Lahir, Bayi dengan Penyakit Langka Ini Berhasil Tumbuh hingga Umur 3 Tahun

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB