Update Covid-19 Global: Pasien Rawat Inap Capai 50 Persen, Tokyo Akan Ditetapkan Status Darurat

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 02 Februari 2022 | 10:20 WIB
Update Covid-19 Global: Pasien Rawat Inap Capai 50 Persen, Tokyo Akan Ditetapkan Status Darurat
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Kasus positif Covid-19 di seluruh dunia bertambah 2,85 juta hanya dalam waktu 24 jam terakhir. Setengah dari jumlah kasus baru tersebut tersebar di sembilan negara yang melaporkan kasus positif harian mencapai ratusan ribu. 

Data pada situs Worldometers, kasus positif harian paling banyak terjadi di Perancis yang melaporkan 416.896 kasus. Delapan negara lain di antaranya, Amerika Serikat (262.847 kasus), Jerman (183.434 kasus), Brasil (171.028 kasus).

Kemudian India (158.576 kasus), Italia (133.142 kasus), Rusia (125.836 kasus), Inggris (112.452 kasus), dan Turki (102.601 kasus).

Sementara itu, kematian terkait kasus Covid-19 dalam sehari kemarin bertambah 11.114 jiwa. Amerika Serikat dan India mendominasi angka kematian dengan laporkan masing-masing 2.760 jiwa dan 1.738 jiwa.

Akumulasi data kasus Covid-19 global per Rabu (2/2) pukul 08.00 WIB tercatat 381,78 juta kasus dengan kematian lebih dari 5,7 juta jiwa.

Jepang Alami Peningkatan Rawat Inap
Lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah negara mulai berpengaruh terhadap tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit. Lebih dari setengah tempat tidur rumah sakit Tokyo, Jepang, yang dikhususkan untuk pasien Covid-19 telah terisi. 

Para pejabat setempat menandai kondisi itu sebagai keadaan darurat. Sebagian besar kota di Jepang, termasuk Tokyo, telah dalam pengetatan aturan pembatasan untuk mencegah terjadinya rekor kasus virus corona akibat varian Omicron.

Tokyo menyediakan sekitar 7.000 tempat tidur rumah sakit untuk pasien Covid-19, dan penerimaan pasien meningkat tajam mencapai 50,7 persen pada Selasa (1/2). 

Gubernur Yuriko Koike mengatakan bahwa keterisian 50 persen penggunaan tempat tidur akan menjadi ambang batas untuk meminta ditetapkan status darurat dari pemerintah pusat.

baca juga

Akan tetapi, tetap diperlukan pendapat para ahli kesehatan dan melihat data jumlah kasus serius, sevelum status darurat diberlakukan.

Keadaan darurat penuh tidak pernah digunakan lagi di Jepang sejak September 2021. Namun, pada kondisi darurat tahun ini, diperkirakan akan lebih ketat, seperti denda untuk bisnis yang tidak patuh serta batas kehadiran di acara olahraga dan konser.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Takumi Minamino Cetak Gol, Jepang Tekuk Arab Saudi 2-0

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Takumi Minamino Cetak Gol, Jepang Tekuk Arab Saudi 2-0

Bola | Rabu, 02 Februari 2022 | 00:31 WIB

Tokyo Laporkan 14.445 Kasus Baru COVID-19, Jepang Belum Akan Berlakukan Status Darurat?

Tokyo Laporkan 14.445 Kasus Baru COVID-19, Jepang Belum Akan Berlakukan Status Darurat?

Health | Selasa, 01 Februari 2022 | 22:36 WIB

Diakui Sains, Begini Rahasia Awet Muda dan Panjang Umur Warga Okinawa Jepang

Diakui Sains, Begini Rahasia Awet Muda dan Panjang Umur Warga Okinawa Jepang

Health | Selasa, 01 Februari 2022 | 20:44 WIB

Terkini

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin

Sekolah Rakyat Buka Akses Pendidikan Gratis bagi 44 Ribu Lebih Anak Keluarga Miskin

News | Senin, 21 September 2026 | 11:44 WIB

Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully

Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 11:44 WIB

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

Usai Kasus Jule, Sahroni Kembali Desak Vape Dilarang Total di Indonesia

News | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Menkeu Lantik 5 Pejabat Pajak Baru, Minta DJP Bangun Sistem Kredibel & Adil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:39 WIB

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bangladesh Krisis Striker, Thomas Dooley Keliling Dunia Cari Mesin Gol Jelang vs Timnas Indonesia

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:35 WIB

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Gimana Cara Mengintip Story TikTok Tanpa Ketahuan? Pakai Trik Alternatif Ini Saja!

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 11:34 WIB

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 11:33 WIB

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Hyundai Gandeng Shell Perkuat Layanan Purna Jual Kendaraan

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 11:32 WIB

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Kabar Buruk dari Jerman! Laurin Ulrich Dipanggil Tim Panzer, Batal Dinaturalisasi PSSI?

Bola | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Migas Nonkonvensional Bisa Jadi Jalan Keluar RI dari Krisis Cadangan Minyak

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 11:30 WIB

×