Kenapa Whole Genome Sequencing Bisa Deteksi Varian Omicron? Begini Beda Cara Kerjanya dengan Tes PCR

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 03 Februari 2022 | 08:20 WIB
Kenapa Whole Genome Sequencing Bisa Deteksi Varian Omicron? Begini Beda Cara Kerjanya dengan Tes PCR
Ilustrasi tes PCR. (Elements Envato)

Suara.com - Juru bicara Satgas Covid-19 pemerintah Prof. Wiku Adisasmito mengatakan bahwa alat tes PCR masih efektif digunakan untuk mengonfirmasi infeksi virus corona varian apapun, termasuk varian Omicron.

"Kembali saya tegaskan bahwa sampai saat ini PCR yang beredar masih efektif untuk mendeteksi orang yang positif Covid-19. Hal ini tentunya tidak terlepas dari cara kerja PCR, yaitu dengan mendeteksi materi genetik virus," kaya Wiku dikutip dari situs resmi Covid-19 pemerintah, Kamis (3/2/2022).

Namun, untuk mengetahui jenis varian virus corona yang menginfeksi, diperlukan tes tambahan dengan whole genome sequencing (WGS). Wiku mengatakan bahwa cara kerja kedua alat tersebut berbeda, meski sama-sama bisa mendeteksi virus corona SARS Cov-2.

"Metode PCR bekerja dengan mencocokkan gen target PCR dengan kode genetik virus. Kode genetik virus ini ada yang mudah berubah, seperti gen S yang menjadi spike atau tangan-tangan virus. Sedangkan gen yang cenderung tetap misalnya gen E dan N," tutur Wiku.

Hasil tes PCR dapat terdiri dari satu atau lebih gen target. Namun, untuk PCR yang hanya memiliki 1 target gen S saja, kini sudah tidak direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Karena, gen S virus sangat mudah berubah.

WHO saat ini hanya merekomentasi alat tes PCR dengan kemampuan lebih dari 1 target dengan target gen yang cenderung tetap.

Pada kasus varian Omicron, lanjut Wiku, dibutuhkan upaya lanjutan menggunakan metode WGS dalam menentukan varian. Alasannya karena varian tersebut mengalami perubahan pada gen S yang sangat besar.

"Sehingga dengan PCR yang beredar saat ini tidak dapat mendeteksi gen S pada varian Omicron. Jika menggunakan PCR dengan lebih dari 1 target gen pada Omicron, maka hasil yang dimunculkan adalah gen S tidak terdeteksi, sementara gen lain terdeteksi," paparnya.

Lebih jelasnya, hasil tes PCR dengan target gen S, N, dan E, hanya gen S yang tidak akan terdeteksi. Hasil tes seperti itu yang disebut sebagai S gene target failure (SGTF).

baca juga

PCR juga tidak dapat mengenali keseluruhan kode genetik virus satu per satu. Sehingga, PCR juga tidak dapat mengenali atau membedakan varian virus. Oleh sebab itu, hasil SGTF pada PCR tidak dapat menjadi kesimpulan identifikasi suatu varian. Oleh sebab itu, dibutuhkan upaya melalui metode pengujian WGS.

Wiku menyampaikan bahwa cara kerja WGS berbeda dengan PCR. Alat tes PCR hanya dapat mengenali gen yang menjadi targetnya saja, sedangkan WGS mengurutkan kode genetik virus satu per satu secara keseluruhan dari awal hingga akhir.

"Melalui kode genetik utuh tersebut, varian dapat dikenali dan dibedakan," ujarnya.

Di sisi lain, saat ini sudah muncul mutasi baru dari varian Omicron yang disebut sebagai BA.2. Omicron BA.2 bukanlah varian baru dan masih masuk sebagai varian Omicron. Selain BA.2 terdapat 3 jenis varian Omicron lainnya yaitu B.1.1.529, BA.1, dan BA.3.

Wiku menjelaskan bahwa perbedaan berbagai jenis varian Omicron itu adanya perubahan yang terjadi pada gen S virus. Miasalnya, pada Omicron BA.2 tidak terjadi perubahan gen S.

Sehingga, gen S pada BA.2 masih terdeteksi dengan PCR dan tidak memunculkan hasil SGTF. Dengan kata lain, hasil PCR Omicron BA.2 sama dengan varian lainnya meskipun termasuk jenis mutasi Omicron.

Meski demikian, Wiku mengingatkan kembali, bahwa apapun varian yang beredar, hal yang terpenting untuk dilakukan tetap mengidentifikasi orang positif Covid-19 agar rantai penularan dapat dihentikan. Mengidentifikasi dan memisahkan orang yang terinfeksi Covid-19, menjadi langkah penting untuk mencegah penularan makin luas yang berpotensi menimbulkan lonjakan kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Covid-19 Varian Omicron, Randy Pangalila Dirawat di Rumah Sakit

Positif Covid-19 Varian Omicron, Randy Pangalila Dirawat di Rumah Sakit

Entertainment | Rabu, 02 Februari 2022 | 19:56 WIB

Merasa Sudah Lewati Puncak Gelombang Varian Omicron, Prancis Mulai Longgarkan Aturan

Merasa Sudah Lewati Puncak Gelombang Varian Omicron, Prancis Mulai Longgarkan Aturan

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 19:53 WIB

Omicron Subvarian BA.2 atau BA.1, Mana yang Bisa Sebabkan Sakit Parah?

Omicron Subvarian BA.2 atau BA.1, Mana yang Bisa Sebabkan Sakit Parah?

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 17:55 WIB

Terkini

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Cara Dapat Diskon Hotel 8% Pakai Kartu Virtual BRI

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:00 WIB

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Heboh Bupati Husniah Talenrang Dikabarkan Ditahan, Begini Kata Polisi

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 07:56 WIB

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Mengenal Kondisi 'Gigi Hiu' pada Masa Pertumbuhan Anak dan Langkah Penanganannya

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 07:49 WIB

Bangkai Paus Terdampar di Perairan Indragiri Hilir Dievakuasi Tim Gabungan

Bangkai Paus Terdampar di Perairan Indragiri Hilir Dievakuasi Tim Gabungan

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 07:47 WIB

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

5 Bahaya Menumpuk Steker Colokan Listrik di Satu Stop Kontak, Bisa Berakibat Fatal

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 07:43 WIB

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 07:24 WIB

×