Benarkah Omicron Siluman Subvarian BA.2 Lebih Kebal Vaksin? Ini Faktanya

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 04 Februari 2022 | 11:30 WIB
Benarkah Omicron Siluman Subvarian BA.2 Lebih Kebal Vaksin? Ini Faktanya
Ilustrasi omicron, negara pusat penyebaran omicron (pixabay)

Suara.com - Kemunculan Subvarian Omicron BA.2 atau juga kerap disebut omicron siluman membawa kekhawatiran tersendiri. Salah satu kekhwatiran dari mutasi terbaru ini, karena omicron siluman disebut-sebut kebal terhadap vaksin. 

Tapi, bagaimana fakta sebenarnya? Menurut sejumlah peneliti Suvarian omicron BA.2 dipastikan tidak kebal vaksin Covid-19 yang saat ini beredar. Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky mengatakan, dari hasil studi menunjukkan kalau vaksin yang ada saat ini masih efektif untuk melawan virus corona SARS Cov-2.

"Dalam studi awal, kami belum melihat bahwa itu (varian BA.2) akan menghindari vaksin lebih dari yang telah dilakukan omicron. Pada kenyataannya, vaksin kami akan bekerja, seperti halnya dengan omicron," kata Walensky pada pengarahan tim respons Covid-19 di Gedung Putih Amerika Serikat, dikutip dari Fox News.

Varian Omicron saat ini mendominasi hingga 99,9 persen kasus baru Covid-19 di AS. Menurut Walensky, dari hasil pengawasan genomik terdeteksi kalau subvarian BA.2 berkontribusi 1,5 persen.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

"Tentu saja, itu bervariasi untuk berbagai bagian negara, tetapi sekitar 1-1,5 persen proyeksi urutan yang kita lihat," katanya.

Dia menyoroti bahwa BA.2 memang memiliki keunggulan transmisi sederhana dibandingkan BA.1 yang menjadi varian asli Omicron. Tetapi penularannya juga tidak secepat Omicron asli dan Delta.

"Di banyak tempat kami telah melihat BA.2 sejauh ini, kasus terus turun, meskipun pada tingkat yang lebih lambat," tambah Walensky. 

"Di beberapa negara, seperti Denmark, kasus telah meningkat terkait dengan BA.2, tetapi itu terjadi akibat melonggarkan strategi mitigasi, langkah-langkah mitigasi. Itulah sebabnya kami saat ini mempertahankan aturan pengetatan," imbuhnya.

Kasus BA.2 telah dilaporkan di negara bagian di seluruh negeri AS, seperti di Washington, New York, Connecticut, California, dan yang terbaru di Florida juga Illinois.

baca juga

Versi 'siluman' dari Omicron itu disebut memiliki sifat genetik yang membuatnya lebih sulit untuk dideteksi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan penyelidikan BA.2, yang telah ditemukan setidaknya 40 negara, harus diprioritaskan.

Ahli kesehatan dunia menyarankan untuk mengambil tindakan pencegahan yang sama seperti dengan Omicron. Pencegahan dilakukan dengan mendapatkan vaksinasi hingga dosis booster, memakai masker, menjaga jarak sosial, dan tinggal di rumah saat sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Bantul Meningkat, Selter Kabupaten Akan Diaktifkan Kembali

Kasus Covid-19 di Bantul Meningkat, Selter Kabupaten Akan Diaktifkan Kembali

Jogja | Jum'at, 04 Februari 2022 | 11:04 WIB

Indonesia Sudah Masuk Gelombang Ketiga Covid-19, IDI Ungkap Ledakan Kasus Positif di Tanah Air

Indonesia Sudah Masuk Gelombang Ketiga Covid-19, IDI Ungkap Ledakan Kasus Positif di Tanah Air

News | Jum'at, 04 Februari 2022 | 11:03 WIB

Siti Fadilah: Kalau Omicron Datang Malah Alhamdulillah, Benarkah Klaimnya?

Siti Fadilah: Kalau Omicron Datang Malah Alhamdulillah, Benarkah Klaimnya?

Health | Jum'at, 04 Februari 2022 | 12:35 WIB

Terkini

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Berapa Honor Manggung Juicy Luicy? Viral usai Batal Tampil gara-gara Masalah Bagasi

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 12:10 WIB

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Edarkan Narkoba Buat Modal Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:09 WIB

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

Iran Siapkan 7 Syarat Ketat ke AS Sebelum Membuka Kembali Jalur Pelayaran Selat Hormuz

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:07 WIB

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:05 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

MotoGP Mandalika 2026 Target Rp5 Triliun, Intip Kesiapan Sirkuit dan Teknologi di Baliknya

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 12:02 WIB

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan

Malang | Minggu, 13 September 2026 | 12:01 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

Pencarian 5 Jurnalis Masih Berlanjut, Tim SAR Gabungan Menyisir Lewat Laut, Darat, dan Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:57 WIB

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

Sinyal Darurat di Laut Jawa: Tim SAR Sisir Titik Koordinat Terakhir Kapal Virgo Transport 8

News | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lima Tahun Integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM, UMKM Naik Kelas

Lampung | Minggu, 13 September 2026 | 11:56 WIB

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 11:55 WIB

×