Dari Semua Jenis Kanker, Metode Pengobatan Kanker Serviks Paling Menguras Kantong

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 04 Februari 2022 | 20:32 WIB
Dari Semua Jenis Kanker, Metode Pengobatan Kanker Serviks Paling Menguras Kantong
Ilustrasi kanker serviks. (Pexels/Anna Shvets)

Suara.com - Tanggal 4 Februari setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day. Kali ini, kanker serviks jadi salah satu jenis kanker yang disorot.

Jika sudah membahas kanker, mau tak mau kita harus mengaitkannya dengan penyakit yang progresif. Tak hanya itu, kanker juga dikaitkan dengan biaya perawatan yang sangat mahal. Hal ini diakui dan dibenarkan oleh Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Onkologi Ginekologi, Dr. dr. Bambang Dwipoyono.

Dr. Bambang mengatakan, dari semua tata laksana kanker di Indonesia, ia mengakui pengobatan kanker serviks butuh biaya yang sangat besar, seperti misalnya tindakan radiasi hingga operasi kanker serviks.

"Biaya pengobatan kanker serviks, yang bentuknya operasi maupun kemoterapi, nilainya sangat besar. Contohnya, radiasi biayanya capai Rp 100 juta, sedangkan untuk operasi kurang dari (Rp 100 juta) itu, itu yang tindakan terbanyak diberikan untuk kanker serviks," terang Dr. Bambang dalam acara diskusi RSPI Group, Jumat (4/2/2022).

Ia menambahkan, jika kanker lain cenderung banyak melakukan kemoterapi, namun tidak untuk kanker serviks. Ternyata, kemoterapi tidak banyak membantu dalam kasus kanker serviks.

"Kemoterapi diberikan pada kanker serviks pada kondisi yang lain. Misalnya dia membantu efek radiasi atau ada penyebaran di paru-paru, harus diobati penyebarannya dengan kemoterapi," jelas Dr. Bambang.

Lebih lanjut, dokter yang berpraktik di RSPI Bintaro Jaya itu mengungkap efektifitas kemoterapi yang tidak seberapa, tapi efek sampingnya sangat banyak, bahkan sampai menganggu aktivitas sehari-hari.

Perlu diketahui, kanker serviks terbagi dalam 4 tingkatan, yakni stadium 1 saat sel kanker hanya ada di dalam rahim, stadium 2 dan 3 ketika sel kanker sudah menyebar di beberapa organ di sekitarnya, lalu stadium 4 atau stadium lanjut saat sel kanker sudah berada di organ terjauh dari rahim seperti paru-paru hingga saluran kemih.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Ungkap Salah Satu Sebab Kematian Akibat Kanker Serviks di Indonesia Tinggi

Menkes Ungkap Salah Satu Sebab Kematian Akibat Kanker Serviks di Indonesia Tinggi

Health | Jum'at, 04 Februari 2022 | 17:30 WIB

Perdarahan Terus Menerus di Luar Periode Menstruasi, Waspadai Tanda Kanker Serviks

Perdarahan Terus Menerus di Luar Periode Menstruasi, Waspadai Tanda Kanker Serviks

Health | Jum'at, 04 Februari 2022 | 14:05 WIB

Hari Kanker Sedunia 4 Februari dengan Tema Close the Care Gap, Apa Tujuan Peringatannya?

Hari Kanker Sedunia 4 Februari dengan Tema Close the Care Gap, Apa Tujuan Peringatannya?

News | Jum'at, 04 Februari 2022 | 09:51 WIB

Terkini

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

Konsolidasi Program Kemensos, Gus Ipul Ingatkan Tiga Mandat Presiden

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Seni Menikmati Hidup Tanpa Harus Produktif Lewat Tren "Nonna Maxxing"

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:17 WIB

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

Mengapa BBM Langka di Bali? Ini Alasan Utamanya

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:07 WIB

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

Tak Main-main, Bupati Klaten Hamenang Diduga Lakukan 5 Klaster Tindak Pidana Korupsi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim Kaya Energi, Senator DPD RI Soroti Antrean BBM dan 36 Desa Belum Berlistrik

Kaltim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

Profil Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BNPB Baru Dilantik Presiden Prabowo

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:00 WIB

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

15 Kode Redeem FF Terbaru 17 Oktober: Klaim Bundle Cloaked Terror Gratis di Event Dunia Mistis

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Promo Indomaret Hari Ini 17 Oktober 2026: Diskon Minyak Goreng 2 Liter, Susu, hingga Body Care

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:46 WIB

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

Bupati Klaten Hamenang Diduga Rutin Terima Uang Rp1,8 Miliar dari BUMD Hingga OPD

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 07:38 WIB

×